Jalan Sumbar-Riau Masih Lumpuh, Pangkalan Masih Terisolasi
  • Home
  • Berita
  • Jalan Sumbar-Riau Masih Lumpuh, Pangkalan Masih Terisolasi

Jalan Sumbar-Riau Masih Lumpuh, Pangkalan Masih Terisolasi

Longsor di Kab.Limapuluh Kota, Jumat (3/3). (foto: bnpb)
Longsor di Kab.Limapuluh Kota, Jumat (3/3). (foto: bnpb)

LIMAPULUH KOTA – Hingga pukul 19.00 Wib, akses ke daerah terkena banjir dan longsor di Kabupaten Limapuluh Kota terutama Kecamatan Pangkalan masih putus. Kecamatan Pangkalan yang terendam banjir belum bisa dimasuki karena terhalang longsor.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan, jalan negara yang menghubungan Provinsi Sumatera Barat dan Riau terputus karena ada 9 titik longsor di wilayah Kecamatan Pangkalan.

“Akses menuju kecamatan Pangkalan yang terkena banjir juga terputus,” kata Sutopo, Jumat (3/3) malam.

BPBD Kabupaten Limapuluh Kota juga telah menghubungi BPBD Riau untuk membantu penanganan banjir di Kecamatan Pangkalan dengan masuk dari arah Riau, namun ternyata juga tidak bisa masuk karena terhalang longsor.

“Logistik dan bantuan perahu karet untuk evakuasi belum bisa masuk ke wilayah Kecamatan Pangkalan karena terhalang tiga titik longsor besar lagi yang harus dibersihkan,” ujarnya.

Seperti diberitakan, banjir dan longsor melanda wilayah Kabupaten Limapuluh Kota. Banjir dan longsor dipicu oleh tingginya curah hujan sejak Kamis (2/3). Sutopo mengatakan, sedikitnya ada 12 titik banjir genangan di tujuh kecamatan.

“Titik genangan tertinggi dan terparah adalah Kecamatan Pangkalan setinggi 1,5 meter akibat meluapnya Batang Maek,” terang Sutopo.

Kondisi terkini, PLN memadamkan listrik di beberapa wilayah terdampak banjir sehingga komunikasi menjadi sulit. Beberapa daerah mengalami blank spot sinyal komunikasi.

“Pendataan warga terdampak banjir belum dapat dilakukan dengan maksimal karena belum dapat tembus ke lokasi sehingga data jumlah KK/jiwa terdampak belum dapat terlaporkan,” pungkasnya. (feb/*)

Berita Terkait

Leave a Reply