
PADANGPANJANG – Pemerintah Kota Padangpanjang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Keshatan Kota (DKK) dan Dinas Perhubungan Kota Padangpanjang serta instansi terkait lainnya saling berkoordinasi menyikapi kabut asap yang menyengat Kota Padangpanjang sejak sepekan ini.
Kepala BPBD Padangpanjang, Erizal SH mengungkapkan, koordinasi sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu dengan DKK untuk menyikapi kabut asap dan mengambil langkah-langkah antisipasi dampak kabut asap yang dirasa sudah mengganggu terhadap kesehatan masyarakat Kota Padangpanjang.
“Kita sudah mengambil langkah-langkah untuk menyikapi dampak kabut asap ini. Di antaranya adalah membagi-bagikan masker ke semua sekolah yang dilakukan oleh DKK Kota Padangpanjang sejak kemaren dan hari ini. Kami juga menghimbau masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor atau pejalan kaki untuk menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah,” jelas Erizal saat ditemui di ruang kerjanya hari ini, Jumat (4/9).
Erizal menambahkan, dampak lain kabut asap bagi pemilik kendaraan yang beraktifitas seperti kecelakaan dalam berlalu lintas. Untuk itu, Erizal menghimbau masyarakat untuk tetap hati-hati dan waspada selama berkendaraan di jalan raya,
Ungkapan yang sama disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Padangpanjang, Nuryanuwar. Menurutnya, di samping Pemko sudah membagikan masker, masyarakat juga dihimbau untuk mengurangi aktifitas yang tidak penting di luar ruangan atau rumah serta perbanyak minum air putih, makan sayur dan buah-buahan.
“Himbauan tersebut sudah kita sampaikan baik melalui media cetak dan elektronik agar masyarakat mengurangi aktifitas yang tidak penting di luar rumah atau di luar ruangan. Dengan kondisi udara saat ini yang juga harus diperhatikan adalah perbanyak minum air putih dan mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan agar tubuh kita juga terlindungi dari dalam,” jelas Nuryanuwar. (isril)







