Pengungsi Gempa Aceh Kekurangan Air Bersih
  • Home
  • Berita
  • Pengungsi Gempa Aceh Kekurangan Air Bersih

Pengungsi Gempa Aceh Kekurangan Air Bersih

ACEH – Masalah penyediaan air bersih terhadap pengungsi gempa Aceh belum semuanya terlayani dengan baik. Kondisi sumur banyak yang kering dan dangkal pasca gempa.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan kondisi tersebut, Selasa (13/12). Menurutnya, kalaupun ada sumur, airnya keruh shingga tidak dapat dikonsumsi.

“Masalah penyediaan air bersih belum semuanya melayani titik pengungsian dengan baik. Kondisi sumur banyak yang kering dan dangkal pasca gempa. Jika pun ada airnya keruh sehingga tidak dapat dikonsumsi,” katanya.

Dengan kondisi tersebut, lanjutnya, kebutuhan mendesak saat ini bagi pengungsi adalah sandang dan pangan, sarana MCK, air bersih, relawan, tenda dan shelter serta kebutuhan bayi. Kemudian, pengungsi juga membutuhkan kain sarung, mukena dan lain sebagainya.

“Posko utama terus mendistribusikan bantuan kepada pengungsi,” ujarnya.

Seperti diberitakan, akibat gempa Aceh, sebanyak 83.838 jiwa terpaksa mengungsi. Mereka berkumpul di 124 titik pengungsian pasca gempa yang mengguncang tiga wilayah kabupaten di Aceh pada Rabu (7/12) yang menyebabkan rumah mereka rusak tidak bisa ditinggali.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) mencatat sudah 88 kali gempa susulan pasca gempa yang menewaskan 102 orang tersebut. Gempa susulan ini membuat masyarakat takut dan khawatir sehingga merasa lebih nyaman berada di pengungsian.

Trauma healing, kegiatan psikososial dan pelayanan kesehatan terus dilakukan kepada pengungsi. Klaster nasional penanganan pengungsi, klaster kesehatan dan klaster logistik terus melayani pengungsi. (feb)

Berita Terkait

Leave a Reply