
PADANG – Tebing sungai Pagang Dalam di Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang terancam runtuh akibat pembangunan batu bronjong yang membuat penyempitan aliran sungai. Warga setempat khawatir jika hal itu dibiarkan akan membuat tebing runtuh dan beberapa rumah warga ikut terban.
Camat Nanggalo, Teddy Antonius merespon cepat kekhawatiran warga tersebut. Teddy menilai, kekhawatiran warga adalah hal yang wajar. Karena, lambat laun tebing yang dihantam arus kuat itu bisa jebol dan rumah di sekitarnya akan terban ke sungai. Untuk itu, pihaknya akan berkonsultasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan kontraktor agar meninjau kembali posisi pembangunan batu bronjong tersebut.
“Laporan warga ini akan kita sampaikan ke Dinas PU dan pihak kontraktor,” tukasnya, Rabu (5/10).
Munculnya kekhawatiran warga tersebut lantaran arus sungai yang terlihat semakin deras setelah adanya pembangunan batu bronjong yang sejalan dengan pembangunan jembatan. Warga menilai, penempatan batu bronjong tersebut tidak pas karena terjadi penyempitan sungai sehingga arus yang kuat langsung menumbuk pada belokan tebing.
Saat ini, di lokasi tersebut sedang dibangun jembatan baru yang menghubungkan Pagang Dalam dan Pagang Luar. Pembangunan jembatan juga sepaket dengan jalan tembus ke Durian Ratus, berikut drainase di kiri dan kanan jalan. Nilai proyek tersebut Rp4 miliar lebih yang berasal dari dana APBD Kota Padang tahun 2016. (der)






