AGAM – Merasakan kesuksesan sebagai titik finish ajang balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) 2016, Kabupaten Agam berharap bisa menjadi daerah penyelenggara Grand Opening dan Grand Start di tahun berikutnya. Event tersebut dirasakan cukup efektif sebagai ajang promosi daerah.
Bupati Agam Indra Catri mengatakan, ajang TdS tidak saja sebagai sarana perlombaan olahraga balap sepeda, melainkan juga sarana promosi wisata dan promosi potensi daerah.
“Apalagi, event akbar ini diekspos oleh puluhan media massa baik dari nasional maupun internasional. Sehingga, Sumbar khususnya Agam bisa lebih dikenal,” jelasnya usai penyerahan hadiah kepada pebalap yang berhasil menjuarai Etape IV TdS, Selasa (9/8).
Menurutnya, Agam sangat siap jika dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan start perdana (Grand Start) untuk TdS tahun depan. Dia menyatakan infrastruktur jalan sangat siap ditambah keindahan alam sepanjang jalan yang dilewati.
Tahun ini merupakan kali ketiga Lawang Park dijadikan sebagai titik Finish TdS. Apalagi didukung pengamanan yang berlapis dari pihak keamanan. Partisipasi dan animo masyarakat juga sangat mendukung terhadap kesuksesan pelaksanaan TdS etape IV ini.
“Ini merupakan ketiga kalinya dan berjalan cukup lancar. Tahun depan kita siap jika dipercaya menjadi tuan rumah titik start,” tandasnya.
Pada Etape IV yang mengambil titik start di Kota Padangpanjang sekitar pukul 11.00 Wib dan sampai di Agam pada pukul 14.00 Wib ini, lintasan dikuasai trio pebalap dari Pishgaman Cycling Team asal Iran. Amir Kolahdouz finish di urutan pertama dengan catatan waktu 03:59:13, disusul Reza Hosseini di posisi kedua dan Rahim Emami di posisi ketiga dengan selisih waktu 14 detik lebih lambat. (fajar)






