AGAM – Realisasi luas sasaran tanaman padi di Kabupaten Agam baru mencapai sekitar 30.434 hektare. Sementara, target luas tanam pada tahun 2015 sekitar 63.020 hektare.
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (Dispertahornak) Kabupaten Agam, Afdhal di Lubuk Basung, Senin (10/8) mengatakan, realisasi sekitar 30.434 hektare tersebut dari Januari sampai Juni 2015 yang tersebar di 16 kecamatan se-Kabupaten Agam. Pada Januari realisasi sebanyak 4.798 hektare, Februari sebanyak 4,581 hektare, Maret sebanyak 4.571 hektare, April sebanyak 4.391 hektare, Mei sebanyak 6.389 hektare dan Juni sebanyak 5.704 hektare.
Luas tanam ini merupakan data sasaran tanam upaya khusus Kabupaten Agam sesuai dengan hasil rapat dengan Provinsi Sumatera Barat, karena peningkatan luas tanam tersebut sebagai upaya mencapai target produksi beras nasional.
“Guna mendukung swasembada beras nasional, tidak ada pilihan lain bagi Pemkab Agam untuk meningkatkan produksi beras, kecuali dengan menambah luas tanam padi setiap tahunnya,” katanya.
Oleh sebab itu, dari target tanaman padi sekitar 63.020 hektar ini nanti diharapkan bisa merealiasikan luas panen sekitar 61.162 hektare. Tujuannya, produksi Gabah Kering Giling (GKG) bisa mencapai 347.400 ton pertahun dari produktivitas sebanyak 5.68 ton perhektar tahun 2015. (wan)





