
PADANG – Komisi III DPRD Kabupaten Limapuluh Kota mendatangi DPRD Kota Padang dalam rangka menggali informasi terkait potensi Pendapatan Asli Daerah PAD, Senin(23/5). Rombongan diterima oleh Wakil Ketua DPRD Padang, Wahyu Iramana Putra didampingi Ketua Komisi II DPRD Padang Elly Thrisyanti, Kabag Humas DPRD Padang, Ermanto serta Sekretariat di ruang kerja pimpinan DPRD Kota Padang.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Armen menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dalam rangka menambah wawasan bagaimana cara meningkatkan PAD. Sesuai dengan tupoksi, Komisi III di Kabupaten Limapuluh Kota membawahi bidang pendapatan, beda dengan di DPRD Padang di mana pendapatan dibawahi komisi II.
“Kami melihat potensi – potensi PAD di Kota Padang sudah banyak tergarap dan termanajemen dengan bagus. Dari landasan ini, kami lakukan kunjungan ke DPRD Padang guna mendapatkan masukan dan perbandingan untuk meningkatkan PAD di Kabupaten Limapuluh Kota,” ujarnya.
Menurutnya, di Kabupaten Limapuluh Kota PAD paling besar diperoleh dari Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak restoran, Pajak Air Bawah Tanah dan Galian C dan PBB. Namun, untuk galian C dan Pajak Air Bawah Tanah serta BPHTB rencananya akan ditarik oleh provinsi, sementera daerah hanya mengeluarkan rekomendasi saja.
“Ini jelas akan mengurangkan pendapatan,” ujarnya.
Kemudian, di sektor pertanian seperti gambir, saat ini daerah tidak bisa lagi menarik pajak dari produk pertanian sesuai aturan karena itu akan menciptakan biaya tinggi bagi petani.
“Kami mendapatkan masukan dari DPRD Padang kalau di Kota Padang ada tiga potensi yang dimaksimalkan dalam pencapaian PAD, yaitu galian C, pajak-pajak retribusi dan CSR dari perusahaan- perusahaan besar,” ungkapnya.
Sementara, Elly Thrisyanti dalam kesempatan itu mengatakan bahwa Komisi II DPRD Padang sebelumnya juga pernah berkunjung ke Kabupaten Limapuluh Kota. Saat itu, Komisi II melihat produktifitas telur ayam yang dihasilkan Kabuaten Limapuluh Kota.
“Ke depan, kami berharap bisa saling tukar pendapat dengan DPRD Kabupaten Limapuluh Kota,” ungkap Elly. (baim)






