JAKARTA- Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iding Pardi menyampaikan perumpamaan bahwa investasi seperti perjalanan marathon. Membutuhkan persiapan, perencanaan, latihan, dan kekuatan stamina untuk waktu yang lama.
Hal itu disampaikan Iding Pardi dalam rangkaian penutupan kegiatan Capital Market Summit & Expo (CMSE) di Jakarta, Sabtu (7/11/2026). Menurutnya, sesuai dengan latar CMSE tahun ini yang bertemakan lari marathon, hal itu diharapkan relevan dengan kondisi investasi.
“Lari marathon itu bukan untuk jangka pendek, butuh perencanaan dan persiapan, begitu juga dengan investasi. Itu adalah satu langkah yang membutuhkan persiapan, perencanaan, dan kedisiplinan, serta dirancang untuk waktu yang lama,” kata Iding.
Ia memaparkan, persiapan untuk investasi adalah menentukan tujuan keuangan dan membekali diri dengan pengetahuan. Kemudian harus dilakukan Latihan dengan terus belajar dan membangun kebiasaan berinvestasi.
Kedisiplinan, konsistensi, tetap fokus kepada tujuan investasi merupakan langkah menjaga stamina. Dunia investasi juga memiliki tantangan yang harus dihadapi dengan kemampuan mengelola risiko melalui pemahaman yang diperoleh melalui pengetahuan dan latihan yang dilakukan.
“Sama seperti lari marathon, semua itu dibutuhkan untuk sampai di garis finish, di mana tercapainya tujuan investasi yaitu mewujudkan masa depan finansial yang lebih baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Iding menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam menghadiri seluruh rangkaian kegiatan CMSE 2026 yang diselenggarakan selama tiga hari sejak Kamis (5/11/2026). Ia berharap antusiasme tersebut akan memberikan dampak kepada peningkatan literasi masyarakat terhadap pasar modal.
Berbagai event yang digelar selama tiga hari CMSE diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk bijak berinvestasi. Mampu merencanakan keuangan secara lebih baik lagi untuk mencapai tujuan kemerdekaan finansial.
“CMSE adalah bagian yang memberikan sarana untuk pengetahuan, setidaknya menjadi trigger bagi semua orang untuk melengkapi kemampuan berinvestasi di pasar modal,” lanjutnya.
Iding menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut berperan dalam menyukseskan CMSE 2026. Seluruh rangkaian kegiatan menghadirkan 17 narasumber dengan berbagai latar belakang pengalaman di bidang keuangan. Diramaikan oleh sebanyak 88 both dengan 104 tenant both dari berbagai industri. Selain itu juga ada berbagai event menarik lainnya.
“Kami berharap dengan berbagai rangkaian kegiatan ini dapat memberikan pengalaman menarik, memperkaya wawasan, serta meningkatkan pemahaman masyarakat menjadi tertarik untuk merencanakan investasi demi kemerdekaan finansial di masa depan,” katanya.
Iding menegaskan, untuk meningkatkan literasi masyarakat, BEI tidak akan berhenti kepada kegiatan CMSE saja. Pihaknya bersama SRO dan seluruh pemangku kepentingan akan terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi tentang investasi dan kepasarmodalan kepada masyarakat, termasuk juga melalui seribuan lebih galeri investasi yang tersebar di seluruh Indonesia. REDZ






