PAINAN- Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Hendrajoni, mengingatkan kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di daerah itu, agar tidak takut menghadapi wartawan, apalagi bersikap tertutup dalam memberikan informasi kepada media.
Menurut Hendrajoni, pers memiliki peran penting dalam perjalanan seorang pejabat, termasuk dalam membangun citra dan memperkenalkan pemimpin kepada masyarakat.
“Kita bisa besar berkat wartawan, kita juga bisa jatuh oleh wartawan. Jadi, jangan takut sama wartawan, jangan pelit dalam berbagi informasi,” ujar Hendrajoni saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Pesisir Selatan periode 2026–2029 di Gedung Painan Convention Center (PCC), Painan, Senin (2/11/2026).
Hendrajoni mengingatkan bahwa wartawan bukan pihak yang harus dihindari, melainkan mitra strategis dalam menyampaikan informasi pemerintahan kepada masyarakat.
Hendrajoni mengakui ia telah membangun hubungan baik dengan insan pers jauh sebelum dirinya jadi bupati. Saat masih aktif di kepolisian ia mengaku sudah dekat dengan wartawan.
“Saya dulu sebelum menjadi Bupati, waktu menjabat sebagai Kanit II Subdit V di Bareskrim Narkoba Mabes Polri, sudah dekat dengan wartawan. Sampai sekarang saya masih dekat dengan wartawan,” kata Hendrajoni.
Ia secara terbuka mengakui bahwa pemberitaan media turut mengantarkan namanya dikenal luas oleh masyarakat. Karena itu, ia menilai kontribusi wartawan tidak boleh diabaikan oleh pejabat maupun jajaran pemerintah daerah.
“Tanpa dukungan dan pemberitaan dari wartawan, saya tidak akan dikenal masyarakat seperti sekarang,” katanya.
H. Robby Octora Romanza dipercaya menjadi Ketua PWI Pesisir Selatan periode 2026-2029. Ia didampingi Rega Desfinal sebagai sekretaris dan Riko Chandra sebagai bendahara. Sementara posisi wakil ketua dijabat Yoni Syafrizal dan Marlison.
Dalam sambutannya, Robby menyampaikan bahwa tema yang diusung bukan sekadar slogan pelantikan, melainkan komitmen untuk membangun kembali solidaritas organisasi dan meningkatkan profesionalisme wartawan.
“PWI Bangkit, Pers Bermartabat, Pesisir Selatan Hebat. Tiga kalimat ini bukan sekadar tulisan yang menghiasi backdrop di belakang kami. Ini adalah cita-cita, harapan, sekaligus komitmen kepengurusan PWI Pesisir Selatan periode 2026–2029,” ucap Robby.
Ia berharap PWI menjadi rumah bersama bagi seluruh anggota, sekaligus organisasi profesi yang mampu memperjuangkan kesejahteraan wartawan dan memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navies, berharap kepengurusan baru PWI Pesisir Selatan mampu memperkuat profesionalisme jurnalistik dan menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, wartawan tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki ruang pengabdian melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Namun, seluruh aktivitas tersebut harus tetap berjalan seiring dengan fungsi utama pers sebagai penyampai informasi dan kontrol sosial. MIL





