PAINAN- Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni melakukan peletakan batu pertama (Groundbreaking) tanda dimulainya pembangunan drainase Kota Painan dari Inspektorat sampai Batang Painan Kecamatan IV Jurai, Kamis (10/9/2026). Pembangunan drainase sepanjang lebih kurang 1,2 kilometer tersebut diperkirakan akan menelan anggaran sekitar Rp7,2 miliar dari APBD Kabupaten Pesisir Selatan.
Hendrajoni menyebutkan, drainase tersebut dibangun sebagai salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam membenahi sistem drainase perkotaan sekaligus mengurangi risiko genangan dan banjir.
“Sebagian wilayah Painan selama ini selalu menjadi langganan banjir. Oleh karena itu, dilakukan upaya penanganan dengan membangun drainase sepanjang 1,2 kilometer mulai dari Kantor Inspektorat hingga Batang Painan,” ujarnya.
Hendrajoni menyampaikan pembangunan drainase tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan banjir yang selama ini menjadi perhatian masyarakat. Pembenahan drainase tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan banjir di Painan.
Hendrajoni mengingatkan agar pembangunan drainase tersebut dapat dikerjakan dengan kualitas yang baik sesuai perencanaan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Kontraktor yang mengerjakan agar memperhatikan spesifikasi teknis pekerjaan sesuai kontrak yang telah ditetapkan.
“Kontraktor harus bekerja sesuai spek. Jangan main-main dengan spek. Kalau ada yang main-main, silakan pihak Kejaksaan menindak. Dan Dinas PUTR awasi pekerjaan pembangunan drainase ini secara intensif,” tegas Hendrajoni.
Sementara itu, tokoh masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan, Syafrizal Ucok menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan yang telah menunjukkan kepedulian terhadap kepentingan masyarakat.
“Pembangunan drainase ini sudah menjadi harapan masyarakat sejak lama dalam upacara meminimalisir potensi bencana banjir, sekaligus menciptakan Kota Painan yang aman dan nyaman,” ungkapnya.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pesisir Selatan, Susmiar Derita menyebutkan, drainase Kota Painan merupakan jaringan pembuangan dari banjir saat hujan. Drainase itu juga menjadi salah satu pembangunan yang ditunggu masyarakat.
Ia mengatakan, sumber dana tersebut berasal Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2026 dengan nilai Rp7,2 miliar dengan 1,2 kilometer berupa saluran beton bertulang terbuka dan tertutup. MIL







