PADANG PANJANG — Sejumlah pelajar SMP/MTs di Padang Panjang menunjukkan kepiawaian mereka memainkan musik tradisional dalam Pentas Seni Lomba Musik Tradisional antarpelajar se-Kota Padang Panjang di halaman Kantor Lurah Pasar Baru, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kamis (20/8).
Kegiatan yang merupakan ruang mengenal dan menjaga warisan leluhur tersebut dibuka Wakil Walikota Allex Saputra. Turut hadir Ketua TP PKK Kota Ny. Maria Feronika Hendri yang ikut menjadi juri, serta jajaran pejabat Pemko Padang Panjang.
Allex mengatakan, musik tradisional merupakan bagian penting dari identitas dan kekayaan budaya. Di dalamnya terdapat nilai kebersamaan, disiplin, kerja sama dan penghormatan terhadap warisan budaya.
“Karena itu, saya berharap anak-anak peserta lomba ini tidak hanya mampu memainkan alat musik tradisional, tetapi juga memahami dan mencintai nilai budaya yang terkandung di dalamnya,” ujarnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan derasnya arus budaya global jangan sampai membuat generasi muda semakin jauh dari akar budayanya. Mereka perlu tetap mengenal siapa dirinya, dari mana berasal, serta kekayaan budaya yang diwariskan para pendahulu.
“Kita ingin generasi muda Padang Panjang menjadi generasi yang maju dan berprestasi, tetapi tetap berakar kuat pada budaya dan nilai-nilai luhur daerah,” katanya.
Sementara itu, Lurah Pasar Baru Donal Harmoko mengatakan, pentas seni tersebut menjadi ruang kreatif bagi pelajar untuk menyalurkan bakat sekaligus mengenal lebih dekat warisan leluhur.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkreasi, menyalurkan bakat, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya yang kita miliki,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan sehingga pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab orang dewasa, tetapi juga tumbuh dari generasi muda. (de)






