Dukung Produktivitas Perikanan, PPN Regional Sumbagut Resmikan SPBU Nelayan di Aceh Selatan
  • Home
  • Berita
  • Dukung Produktivitas Perikanan, PPN Regional Sumbagut Resmikan SPBU Nelayan di Aceh Selatan

Dukung Produktivitas Perikanan, PPN Regional Sumbagut Resmikan SPBU Nelayan di Aceh Selatan

WhatsApp Image 2026 04 30 at 08.49.14

ACEH SELATAN- Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Khusus Nelayan di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh. Peresmian itu sebagai wujud dari komitmen dalam menghadirkan energi hingga ke pelosok negeri.

Peresmian SPBU Khusus Nelayan 18.18.237.014 Koperasi KNTI Aceh Selatan yang berlokasi di Desa Ujong Pulo Rayeuk, Kecamatan Bakongan Timur itu dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Ferry Joko Juliantono dan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Didit Herdiawan. Turut hadir Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi Republik Indonesia sekaligus Komisaris Pertamina Patra Niaga, Panel Barus, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, serta Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS.

Sementara, dari pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut hadir Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sunardi, Region Manager Retail Sales Sumbagut I Gusti Bagus Suteja, Region Manager HSSE Regional Sumbagut Agoeng Priyatno, serta Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw.

Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia Ferry Joko Juliantono menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi yang terjalin dalam menghadirkan SPBU Nelayan berbasis koperasi tersebut. Sebagai bagian dari program BBM Satu Harga, SPBU Nelayan tersebut hadir untuk memastikan masyarakat pesisir, khususnya nelayan, dapat memperoleh bahan bakar dengan harga yang setara dan terjangkau, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi yang lebih produktif.

“Kehadiran negara dalam hal ini melalui SPBU Nelayan diharapkan dapat mengubah tatanan ekonomi yang ada di masyarakat. Dengan adanya program ini, nantinya akan ada Kampung Nelayan Merah Putih yang dilengkapi oleh berbagai fasilitas untuk mendukung aktivitas nelayan, termasuk SPBU Nelayan sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya.

Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, menyampaikan, kehadiran SPBU tersebut merupakan wujud nyata peran perusahaan dalam menghadirkan layanan energi yang inklusif.

“Peresmian SPBU Nelayan ini merupakan wujud komitmen kami dalam menjaga keandalan distribusi energi, meningkatkan kualitas layanan, serta memastikan ketersediaan energi yang berkeadilan bagi masyarakat. Melalui implementasi program BBM Satu Harga, kehadiran SPBU ini diharapkan dapat mendorong pemberdayaan dan kemandirian ekonomi nelayan serta masyarakat pesisir,” katanya.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi menambahkan, kehadiran SPBU Khusus Nelayan tersebut menjadi langkah konkret dalam mendekatkan layanan energi kepada masyarakat.

“Kami berharap SPBU Nelayan ini dapat memberikan kemudahan akses energi bagi nelayan di Bakongan Timur, sehingga aktivitas melaut menjadi lebih efisien dan produktif. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut akan terus berkomitmen menjaga keandalan pasokan serta meningkatkan kualitas layanan energi di wilayah Sumatera Bagian Utara,” ungkapnya.

Sebelum SPBU tersebut beroperasi, nelayan di Kecamatan Bakongan Timur harus menempuh jarak yang relatif jauh untuk memperoleh bahan bakar. SPBU terdekat yang melayani pembelian BBM bagi nelayan berada pada jarak sekitar 4,4 kilometer dan 6,4 kilometer dari wilayah tersebut. Kondisi ini tentu berdampak pada efisiensi waktu dan biaya operasional nelayan.

Dengan hadirnya SPBU Nelayan 18.237.014, akses terhadap energi menjadi lebih dekat dan efisien. Hal itu diharapkan mampu mengurangi beban operasional, meningkatkan produktivitas, serta mendorong kesejahteraan nelayan dan keluarganya.

SPBU Nelayan itu akan menyalurkan Biosolar bagi nelayan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh BPH Migas. Penyaluran dilakukan secara tepat sasaran melalui penggunaan aplikasi XStar, berdasarkan surat rekomendasi dari dinas terkait, sehingga memastikan distribusi BBM subsidi berjalan transparan dan akuntabel.

Selain memperkuat akses energi, keberadaan SPBU Nelayan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi berbasis koperasi, dengan melibatkan Koperasi KNTI Aceh Selatan sebagai pengelola. Hal itu diharapkan dapat menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah pesisir. F

Berita Terkait

Leave a Reply