
SAWAHLUNTO – Mengawali rangkaian Festival Kota Tua Sawahlunto, para pemilik sepeda motor antik mengelilingi kawasan kota ini, Sabtu (2/4) pagi. Festival ini digagas Paguyuban Seni Budaya Ki Sapu Jagat.
Ketua Paguyuban Seni Budaya Ki Sapu Jagat Iwan Darmawan menyatakan kegiatan kontes sepeda motor antik ini didukung komunitas motor Kota Sawahlunto. Sebagian besar pemilik sepeda motor antik adalah kalangan generasi muda. Dia menambahkan, tahun depan pelaksanaan kegiatan ini direncanakan dengan cakupan lebih luas lagi.
Keliling kota pusaka bersejarah yang diikuti 48 peserta dari sepeda motor maupun scutter. Dukungan kegiatan ini juga datang dari Wakil Walikota Sawahlunto Ismed dan Wakil Ketua DPRD Hasjhoni. Wawako Ismed yang membonceng Wakil Ketua DPRD Hasjhoni menarik perhatian warga di sepanjang rute yang dilintasi.
Wakil Ketua DPRD Sawahlunto Hasjhoni sangat apresiasi dengan minat para pemilik sepeda motor antik di kota ini. Kalau sudah bisa memelihara motor antik, hendaknya juga dapat memelihara kawasan kota tua atau kota warisan ini.
“Komitmen melestarikan kawasan Kota Pusaka serta benda-benda pusaka yang menjadi ciri khas kota Sawahlunto, hendaknya bukan hanya tanggungjawab pemerintah daerah saja,” harapnya.
Hasjhoni juga berharap, ke depan, kegiatan ini untuk terus ditingkatkan dan digelar lebih berinovasi lagi dengan melibatkan komunitas – komunitas masyarakat seni
dan budaya lainnya.
Selain kontes sepeda motor antik, rangkaian Festival Kota Tua Sawahlunto juga diisi dengan pameran benda pusaka dan festival band. (tumpak)






