AGAM- Pesta rakyat tahunan Festival Danau Maninjau tahun 2016 ini terancam tidak terlaksana karena tidak didukung dana APBD Kabupaten Agam. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) berupaya mencari dukungan dari berbagai pihak yang memungkinkan.
“Kami sudah melayangkan permohonan dukungan kepada Kementerian Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif,” ujar Kepala Disbudpar Agam Hadi Suryadi, SH, didampingi Sekretaris Disbudpar, Drs. Ridonal dan Kabid Pengembangan, Rinaldi, ST, Senin (28/3) di Lubuk Basung.
Secara prinsip, pihak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sudah memberikan sinyal kalau mereka akan membantu namun pemberitahuan secara pasti belum ada. Juga belum diketahui, berapa besar nilai dukungan yang akan diberikan.
Dari pihak PT. Semen Padang, juga ada kabar menggembirakan. Manajemen PT SP sudah menanyakan kepada Disbudpar Agam tentang bantuan apa yang dibutuhakan.
Festival Danau Maninjau tahun ini akan diperluas. Kalau tahun lalu mayoritas mata kegiatan diikuti anak nagari salingka danau. Seperti Lomba Tambua Tansa hanya diikuti 8 klub dari Kecamatan Tanjung Raya.
“Dalam Festival Danau Maninjau 2016, peserta Lomba Tambua Tansa akan diikuti seluruh klub dari Kabupaten Agam,” ujarnya.
Pada iven itu juga akan digelar Pacu Biduak Tradisional, Festival Randai dan Paralayang. Kalau dana memungkinkan, juga akan digelar Lomba Qasidah. Lomba Qasidah selalu ramai pengunjung. Dalam setiap kegiatan yang menampilkan kasidah, apalagi dalam bentuk perlombaan selalu ramai dikunjungi masyarakat Agam.
Kini Pemkab Agam sedang berupaya mendapatkan bantuan Pusat, untuk membangun Air Mancur Menari di Objek Wisata Muko-Muko. Menurut Hadi Suryadi, Bupati Agam H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah juga sangat mendukung rencana tersebut.
“Kami pun sudah melakukan studi banding ke Bandung, menyaksikan air mancur menari, yang terletak di Cikapundung. Pembangunannya dibantu Pemerintah Pusat,” ujarnya.
Bupati sudah meminta kepala Dinas PU Agam melakukan upaya untuk mendapatkan bantuan Pusat. Karena bantuan yang diharapkan memang berasal dari Kementerian PU dan Perumahan Rakyat. (fajar)






