
PADANGPANJANG – Walikota Padangpanjang, H. Fadly Amran, BBA mengatakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) merupakan syiar Islam serta bentuk pembinaan generasi muda untuk memahami dan mengamalkan Al Qur’an. Hal tersebut disampaikannya, saat menutup kegiatan MTQ Nasional XL-2022 Tingkat Kota, Rabu (30/11) di Masjid Islamic Center.
“Pemahaman Al Qur’an merupakan benteng paling kuat, menjaga generasi muda dari pengaruh buruk perkembangan zaman dan menjadikan mereka Generasi Emas yang kuat, beriman dan bertakwa,” ulasnya.
Adapun MTQ Nasional ke-40 Padangpanjang, sebut Fadly, berlangsung sangat meriah, khas dan menarik. Dibuka secara langsung Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), H. Mahyeldi Ansharullah, S.P.
MTQ kali ini menampilkan kemampuan dan keilmuan para kafilah di berbagai cabang dan kategori musabaqah. “MTQ ini juga memberikan kebanggaan dan dan membuka mata kita bahwa Kota Padangpanjang memiliki banyak sumberdaya manusia unggul yang mampu membaca, memahami ilmu dan menampilkan berbagai seni yang bisa digali dari Al Qur’anul Karim,” katanya.
Lebih lanjut disebutkan, pelaksanaan MTQ, menjadi pembuktian identitas Padangpanjang sebagai Kota Serambi Mekkah.
“Kepada para pemuncak MTQ, kami ucapkan selamat atas keberhasilannya. Semoga memberi manfaat bagi diri pribadi maupun bagi daerah yang diwakili. Kepada yang belum berhasil jadi pemenang, jangan pernah berputus asa. Tetaplah baca, pelajari dan dalami ilmu-ilmu Al Qur’an. Karena Al Qur’an adalah sumber ilmu yang tidak pernah habis digali,” pungkasnya. (de)







