PADANG – Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat diharapkan jadi inisiator dan motivator pelaksanaan sholat subuh berjamaah di masjid atau mushalla di tempat tinggalnya masing-masing.
Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah pada saat acara Subuh Madani bersama Prof.H. Uztad Abdul Somad,Lc.MA.Ph.D di Masjid Raya Sumatera Barat, Jum’at (26/3/2021).
Menurut Mahyeldi, kebijakan ini adalah bagian mendukung kebijakan beberapa Kepala Daerah Kota dan Kabupaten yang telah menetapkan kebijakan ajakan sholat subuh berjemaah di masjid, memperkuat silaturrahmi, ketaqwaan dan keimanan masyarakat di Sumbar.
“Kita berharap ASN Sumbar dapat memberikan contoh kebaikan dalam gerakkan sholat subuh berjemaah di masjid dilingkungannya masing-masing terutama ditengah-tengah masyarakat muslim,” ujar Mahyeldi.
Seperti diketahui, visi pembangunan Sumatera Barat adalah terwujudnya Sumatera Barat yang madani, unggul dan berkelanjutan.. Bagaimana masyarakat madani itu seperti yang terjadi Madinah di zaman Rasulullah Muhammad SAW.
“Karena itu kita berkeyakinan kegiatan sholat subuh berjemaah dimasjid dan mushalla akan memberikan semangat kerja dan ketekunan dalam melaksanakan pekerjaan, mendatangkan kebaikan dan keberkahan bagi kemajuan pembangunan Sumatera Barat,” doanya.
Sementara itu uztad kondang Abdul Somad menyampaikan makna Nagari Madani, seperti kota Al Madinah Al Munawarah yang makmur dan sejahtera. Semua elemen masyarakat bersinergi memajukan pembangunan kota.
“Ada 4 kegiatan di kota Madinah yang terjadi dizaman Rasullah Muhammad. Pertama melakukan Sholat berjamah di masjid, kedua menjagaa ekonomi masyarakat, bersih dari kecurangan dan permainan kotor. Ketiga masyarakat diajak bekerjasama dalam menjaga dan memajukan daerah . Keempat ada orang-orang khusus (ASN) seperti saat ini yang memberikan layanan yang baik dan bersih,” ungkapnya. (nit/*)
Komentar