Didukung Wali Nagari Duku Utara, Siswa SMPN 4 Tarusan Galang Aksi Kumpul Seragam
  • Home
  • Berita
  • Didukung Wali Nagari Duku Utara, Siswa SMPN 4 Tarusan Galang Aksi Kumpul Seragam

Didukung Wali Nagari Duku Utara, Siswa SMPN 4 Tarusan Galang Aksi Kumpul Seragam

Image

PAINAN- Siswa Kelas IX.2 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan menggalang aksi mengumpulkan pakaian seragam bekas. Aksi yang mendapat dukungan dari Wali Nagari Duku Utara Widoyo Hermanto itu dimaksudkan untuk menghindari aksi coret-coret seragam seiring pengumuman lulus sekolah, Rabu (15/6/2022).

Wali Kelas IX.2 SMPN 4 Tarusan, Saribulih menyebutkan, ada nilai dan pesan moral dari aksi yang dilakukan oleh siswa tersebut. Siswa menyikapi keceriaan karena telah lulus sekolah dengan tindakan bermanfaat.

“Selain untuk menghindari aksi coret-coret pakaian seragam, aksi ini juga menanamkan jiwa sosial kepada siswa. Pakaian seragam bekas yang dikumpulkan bisa dimanfaatkan untuk disumbangkan kepada keluarga kurang mampu dari pada mubazir dicoret-coret,” kata Saribulih.

Bukan hanya pakaian seragam sekolah, dalam aksi itu siswa juga berinisiatif mengumpulkan pakaian bekas layak pakai dari warga di luar lingkungan sekolah.

“Termasuk juga jika ada pihak yang ingin menyumbangkan pakaian baru, baik pakaian seragam sekolah maupun pakaian rumahan, semuanya ditampung dalam aksi siswa tersebut untuk disumbangkan lagk nantinya kepada yang membutuhkan,” ujarnya.

Wali Nagari Duku Utara Widoyo Hermanto mengungkapkan sangat mendukung aksi siswa tersebut. Widoyo yang juga alumni SMPN 4 Tarusan itu menyampaikan apresiasi atas inisiatif siswa untuk menghindari coret-coret seragam yang mubazir dan mengganti dengan aksi yang bermanfaat.

“Dari pada dicoret-coret, sebaiknya disumbangkan karena masih banyak yang membutuhkan pakaian seragam sekolah namun belum memiliki kaeena keterbatasan ekonomi,” ucapnya.

Widoyo menambahkan, kegiatan positif para siswa tersebut sangat perlu didukung, karena sekaligus sebagai pembinaan terhadap generasi bangsa yang peduli dan berjiwa sosial tinggi.

Sementara, Kepala UPT SMPN Koto XI Tarusan, Jafrizal menyampaikan penghargaan yang sangat besar atas inisiatif siswa tersebut. Meskipun hanya sehelai pakaian bekas, namun ketika dimanfaatkan oleh orang lain maka akan mendapatkan nilai ibadah, yaitu amal jariah.

“Banyak sekali nilai positif yang bisa dipetik dari kegiatan ini. Selain menghindari aksi mubazir coret-coret seragam, ada juga nilai sosial, kepedulian dan yang pasti adalah nilai ibadah,” ujarnya.

Aksi siswa Kelas IX.2 SMPN 4 Tarusan itu mendapat respon positif dari seluruh guru dan siswa sekolah tersebut, juga dari kalangan masyarakat. Sebagian besar guru dan siswa serta masyarakat ikut berpartisipasi memberikan sumbangan. (Feb/*)

Berita Terkait

Leave a Reply