
SAWAHLUNTO- Komite Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kota Sawahlunto melakukan assessment kepada siswa di sekolah tersebut. Assessment ditujukan untuk mengetahui potensi, minat dan bakat sekaligus mencari inovasi dalam mempersiapkan siswa menuju jenjang pendidikan lebih tinggi.
Wakil Ketua Komite SMPN 1 Kota Sawahlunto Andrika menjelaskan, kegiatan itu bekerja sama dengan lembaga bimbingan belajar (bimbel) Prince Agha Van Yosep 1 dengan sasaran siswa Kelas IX.
“Assesment ini bekerja sama dengan Bimbel Prince Agha Van Yosep 1, dipandu oleh Yosef Rizal Malik dilaksanakan sejak kemarin (Kamis, 3/2) sampai Senin (7/2) mendatang,” kata Andrika, Jumat (4/2/2022).
Dia menambahkan, harapan dari dilaksanakannya assessment tersebut adalah mendapatkan gambaran atau pemetaan siswa kelas IX berdasarkan kemampuan dasarnya. Dari pemetaan itu, bisa memberikan inovasi dalam pembelajaran menamatkan sekolah menuju jenjang SLTA.
Pimpinan Bimbel Prince Agha Van Yosep 1 Kota Sawahlunto Yosep Rizal Malik menambahkan, assessment tersebut dilakukan antara lain melalui metode kertas uji NIY 001/100 detik per 90 persen. Selanjutnya dipaparkan kepada orang tua murid dan berkolaborasi dengan pihak sekolah atas rekomendasi yang diberikan. Sehingga diperoleh sebuah penanganan optimal kepada para siswa kelas IX.
“Adanya pemetaan siswa melalui tes ini, diharapkan hasilnya menjadi tolok ukur bagi guru untuk memberikan inovasi pembelajaran kepada siswa,” jelasnya.
Kepala SMPN 1 Sawahlunto Nuryadi berharap, kerjasama yang terbangun dengan komite sekolah dapat meningkatkan mutu serta sarana dan prasarana penunjang sekolah.
“Komite sekolah tentunya ikut mendorong tumbuhnya perhatian masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan yang bermutu serta membangun kerja sama dalam memajukan sekolah,” ujarnya. (Tumpak)





