
PADANG PARIAMAN- Kabupaten Padang Pariaman terus berbenah diri, berpacu menuju status informatif. Pembenahan dilakukan di seluruh lini keterbukaan informasi, terutama meningkatkan kapasitas Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sampai ke tingkat pemerintahan nagari.
Untuk meningkatkan kapasitas pengelola informasi di tingkat pemerintahan terendah tersebut, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melakukan sosialisasi dan pelatihan pengelolaan informasi publik kepada seluruh wali nagari di kabupaten tersebut, Kamis (16/12/2021).
Asisten I Setdakab Padang Pariaman Rudi Rahmat, membuka sosialisasi tersebut meminta keseriusan seluruh wali nagari untuk mendalami dan memahami keterbukaan informasi publik. Keterbukaan harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas agar tercipta penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Wali nagari harus serius mendalami dan memahami bahwa keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka, transparan dan akuntabel,” tegas Rudi.
Dia menegaskan, dengan terbuka, wali nagari menjadi kuat dalam mengambil berbagai keputusan. Tidak ragu dalam menjalankan roda pemerintahan karena semuanya transparan, duketahui oleh masyarakatnya.
Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik tersebut sebagai salah satu upaya mewujudkan Kabupaten Padang Pariaman sebagai daerah berstatus Informatif. Zahirman, panitia pelaksana sosialisasi menjelaskan, tahun ini Nagari Aur Malintang mendapatkan salah satu anugerah dalam penilaian keterbukaan informasi di tingkat provinsi.
“Ke depan, tidak Aur Malintang saja, kami berharap seluruh nagari di Padang Pariaman mendapatkan predikat informatif,” harapnya.
Dalam sosialisasi itu, menghadirkan Komisioner Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat H. Arif Yumardi sebagai salah seorang pemateri. Arif memaparkan Optimalisasi Tugas dan Fungsi PPID Nagari mewujudkan Nagari Informatif.
Menurut Arif, keaktifan PPID Nagari dalam mewujudkan keterbukaan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah nagari. Dengan terbuka, partisipasi masyarakat dalam pembangunan akan semakin meningkat sekaligus kepercayaan kepada kepemimpinan wali nagari akan semakin kuat.
“Dengan berperannya PPID Nagari dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan manambah kepercayaan terhadap kepemimpinan nagari” tegas Arif. (Febry/*)






