Wali Kota Padang Ingatkan Prokes, Waspadai Libur Akhir Tahun
  • Home
  • Berita
  • Wali Kota Padang Ingatkan Prokes, Waspadai Libur Akhir Tahun

Wali Kota Padang Ingatkan Prokes, Waspadai Libur Akhir Tahun

Image
Wali Kota Padang Hendri Septa. (Diskominfo PDG)
Wali Kota Padang Hendri Septa. (Diskominfo PDG)

PADANG- Wali Kota Padang Hendri Septa mengingatkan agar warganya selalu waspada meskipun penyebaran Covid-19 saat ini sudah melandai. Belajar dari pengalaman sebelumnya, ia melihat suasana liburan masih berpotensi menjadi pemicu terjadinya lonjakan kasus positif.

“Saat ini menjelang libur akhir tahun, natal dan tahun baru. Suasana liburan harus diwaspadai dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan,”kata Hendri Septa.

Sebelumnya, dia juga sudah mewanti-wanti agar warga tidak lengah karena pandemi yang belum berakhir dan capaian vaksinasi masih di bawah 70 persen.

Selama musim liburan khususnya, lanjut Hendri, Kota Padang tentunya akan didatangi banyak orang. Meskipun secara resmi pemerintah merencanakan meniadakan hari libur akhir tahun, namun aktivitas masyarakat akan tetap tinggi.

“Jadi, untuk langkah antisipasi, Prokes jangan kendor. Kami selalu mengingatkan warga untuk tidak lengah,” ucapnya.

Hendri menuturkan, butuh komitmen semua pihak agar pandemi Covid-19 benar-benar berakhir dengan tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. Tetap memakai masker ketika keluar rumah dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan.

Dia menyebutkan, Kota Padang masih berada di level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), diperpanjang hingga tanggal 22 November 2021. Sebabnya, karena capaian vaksinasi masih sekitar 61 persen.

“Kota Padang masih level 2 PPKM karena capaian vaksinasi masih 61 persen. Saat ini Pemko Padang melalui Dinas Kesehatan dan pihak terkait lainnya terus memacu pelaksanaan vaksinasi agar target minimal 70 persen itu bisa tercapai,” terangnya.

Menurut Hendri, berbagai upaya dilakukan untuk mengakselerasi percepatan vaksinasi. Melibatkan berbagai pihak, vaksinasi disosialisasikan dan digelar di banyak lokasi, hingga sekolah dan masjid-masjid.

“Sosialisasi terus dilakukan, tempat-tempat pelayanan vaksinasi juga disebar hingga menjangkau sekolah dan masjid sehingga diharapkan semakin mempercepat pemberian vaksin kepada masyarakat,” ulasnya.

Hendri mengingatkan, vaksinasi merupakan upaya untuk melindungi masyarakat dan sudah terbukti aman. Masyarakat jangan ragu lagi untuk divaksin, demi melindungi diri dari wabah pandemi Covid-19.

Sementara itu, data Dinas Kesehatan Kota Padang pada Kamis (18/11) tidak ada penambahan kasus positif Covid-19. Sehingga total kasus kumulasi positif masih tetap sebanyak 42.224 orang.

Dari total kasus positif tersebut sudah dinyatakan sembuh sebanyak 41.661 orang. Sedangkan kasus meninggal tercatat 554 orang.

Kasus positif aktif yang masih menjalani perawatan atau isolasi sebanyak sembilan orang. Rinciannya kasus bergejala dirawat satu orang dan isolasi mandiri dua orang. Kemudian kasus positif tanpa gejala dirawat tiga orang dan isolasi mandiri tiga orang. (Pebri)

Berita Terkait

Leave a Reply