
PADANGPANJANG – Pelaksanaan MTQ Nasional XXXIX Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang akan dilaksanakan 12-19 November ini di Padangpanjang, juga akan dimeriahkan dengan berbagai iven.
Di antaranya Seminar Al Qur’an dan bazaar UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) yang diharapkan dapat mendongkrak perekonomian warga kota.
Hal tersebut disampaikan Walikota Padangpanjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak saat konferensi pers bersama para awak media di Hall Lantai III Balaikota, Rabu (11/11).
“Kami berharap masyarakat dari dalam maupun luar Kota Padangpanjang, bisa ikut serta meramaikan dan menyukseskan MTQ ke-39 ini. Ini terbuka untuk umum dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang berlaku,” kata Fadly.
Dikatakan Fadly, dengan 13 cabang perlombaan dan diikuti seluruh peserta perwakilan kota dan kabupaten se-Sumbar, panitia dan stakeholder saat ini terus mengoptimalkan segala sesuatu dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ.
Setelah menunggu selama kurang lebih 33 tahun lamanya, pembukaan MTQ di Padangpanjang, lanjut Fadly, rencananya akan digelar pada Sabtu malam (13/11) di lapangan GOR Khatib Sulaiman, Bancah Laweh.
“Alhamdulillah untuk MTQ ke 39 ini dilaksanakan di Kota Padangpanjang sebagai tuan rumah. Untuk persiapan saat ini terus dioptimalkan di segala sisi. Baik tempat, pelayanan peserta, dewan hakim dan juga kafilah dari berbagai kota dan kabupaten,” tuturnya.
Pelaksanaan MTQ ini, katanya lagi, juga akan memberikan dampak yang luar biasa bagi perekonomian warga kota. Selain dampak nyata ekonomi, dampak positif lainnya juga akan dirasakan masyarakat nantinya.
“Kita adakan bazaar UMKM dengan 18 stand yang diperuntukan untuk UMKM Padangpanjang. Di samping itu juga ada rumah warga yang dijadikan tempat menginap untuk para kafilah. Mudah-mudahan adanya event ini, dapat mendongkrak perekonomian masyarakat kita,” ujarnya.
Pihaknya juga mewajibkan vaksinasi bagi para kafilah yang ikut dalam pelaksanaan MTQ ke-39 ini. “Pemberitahuan ini sebelumnya sudah kita informasikan jauh-jauh hari kepada para peserta. Jadi sudah semestinya hal ini dapat dimengerti bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padangpanjang, Drs. Alizar Chan, M.Ag menjelaskan, perhelatan MTQ ini akan diikuti sebanyak 2.027 orang. Terdiri dari 1.159 peserta dan official 868.
“Untuk cabang lomba, ada sebanyak 13. Namun di dalam cabang itu, juga terdapat golongan-golongannya. Sehingga menjadi 73 lebih cabang perlombaan,” ungkapnya.
Untuk persiapan, lanjutnya, H-2 menjelang perhelatan MTQ sudah mencapai 90%. Itupun didominasi di lokasi tertentu. Bukan tidak bisa 100% clear, tapi memang ada peralatan tertentu yang belum bisa sepatutnya dipasang.
“Contohnya peralatan penunjang seperti IT, laptop dan sebagainya, itu H-1 baru dipasang. Karena setelah barang ini dipasang, harus yang ada yang menjaganya. Satu lagi karena besok berhubung hari Jumat, jadi untuk dekorasi itu belum kita pasang, karena takutnya mengganggu kenyamanan jamaah jumatan. Sedangkan untuk infrastruktur dan SDM, Inshaa Allah sudah siap,” tuturnya. (de)






