Bupati Pasbar Hamsuardi Lepas Harimau Sipogu ke Habitatnya
  • Home
  • Berita
  • Bupati Pasbar Hamsuardi Lepas Harimau Sipogu ke Habitatnya

Bupati Pasbar Hamsuardi Lepas Harimau Sipogu ke Habitatnya

Image

PASAMAN BARAT – Bupati Pasaman Barat Hamsuardi melepas Harimau Sumatera Sipogu ke habitatnya yaitu di Hutan Laut Tinggal Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat Kamis, (29/7/2021)

Pelepasan tersebut dilakukan di lobi kantor bupati Pasbar didampingi Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar Yozarwardi Usama Putra, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumbar Ardi Andono,

Disamping itu, Dandim 0305, Polres, Camat Sungai Aur, Jorong, Kepala PT PMS, dan Tokoh Masyarakat Simpang Godang. Pelepasliaran Harimau Sumatera yang ditangkap sepuluh hari yang lalu oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumbar di PT PMS tersebut,

Pada kesempatan itu, Bupati Pasaman Barat Hamsuardi menjelaskan, sebelum Harimau ini dibawa oleh tim BKSDA Provinsi Sumbar, sebenarnya masyarakat sudah meminta kepadanya agar Sipogu ini tidak dibawa.

Karena bagi masyarakat setempat satwa ini adalah satwa yang dihormati dan juga terkadang memberi petunjuk akan terjadinya suatu musibah yang akan terjadi di daerah tersebut.

lanjut Hamsuardi, selama ini tidak ada gesekan atau konflik yang terjadi antara masyarakat dengan harimau ini. Mereka hidup berdampingan dengan sang raja rimba tersebut.

“Untuk itu, terimakasih kami ucapkan kepada semua pihak yang terlibat untuk melepasliarkan kembali harimau ini. Semoga Sipogu ini bisa kembali dengan tenang ke habitatnya,”kata Hamsuardi.

Ia juga menambahkan, Pemkab Pasbar akan berencana meningkatkan status Hutan Laut Tinggal dari status hutan lindung menjadi hutan konservasi.

Selain itu juga akan berencana menjadikan taman kota dan satwa Padang Tujuh Pasbar sebagai kebun atau taman satwa yang lengkap dengan hewan-hewan termasuk harimau di dalamnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar Yozarwardi Usama Putra, mengapresiasi kepada bupati Pasbar beserta jajaran yang mampu mengkolaborasikan berbagai pihak untuk menyelamatkan satwa liar harimau sumatera,

Dengan melepasliarkan kembali harimau Sipogu. Karena saat ini jumlah harimau Sumatera semakin berkurang karena adanya perburuan satwa ilegal ” jelasnya

Ia berharap, setelah harimau ini dilepasliarkan kembali ke habitatnya, tentu kita harus memberikan rasa nyaman kepada satwa dan juga rasa nyaman kepada masyarakat.

Karena selama ini tidak ada konflik antara harimau dengan masyarakat. Mereka hidup saling berdampingan, karena adanya kearifan lokan yang ada di simpang godang,”ungkapnya

Ia juga menyampaikan kebanggaannya terhadap bupati Pasbar dan masyarakat Sungai Aur, karena baru pertama kalinya di Sumbar masyarakat yang meminta harimau untuk dilepaskan kembali ke habitatnya, yaitu masyarakat Sungai Aur Kabupaten Pasbar.

Hal senada juga disampaikan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumbar Ardi Andono, yang merasa terharu dan bangga kepada masyarakat setempat.

Menurutnya, ini merupakan hari yang sangat bersejarah, dimana biasanya masyarakat menolak adanya keberadaan harimau, namun tidak bagi bupati dan masyarakat Sungai Aur, Kabupaten Pasbar.

Ia sangat menghormati dan menghargai serta berterimakasih kepada bupati dan masyarakat Sungai Aur dan yang telah menerima keberadaan harimau Sipogu ini,” ungkap Ardi Andono.(bud)

Berita Terkait

Leave a Reply