PADANG- Hari ini (Minggu, 25/4/2021) kasus positif Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) bertambah 235 orang. Terjadi lonjakan di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Solok Selatan.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar Jasman Rizal menyebutkan, tim laboratorium Fakultas Kedokteran Unand dan Labor Veteriner Baso di bawah pimpinan Dr Andani Eka Putra telah memeriksa lagi sebanyak 3407 sampel.
“Dari hasil pemeriksaan ditemukan positif terinfeksi sebanyak 235 orang,” terang Jasman, Minggu sore.
Dari hasil pemeriksaan juga ditemukan 80 orang pasien sudah dinyatakan sembuh setelah dua kali konversi negatif. Selain itu juga ada laporan dua orang meninggal.
Dengan tambahan tersebut, lanjutnya, maka total sampai hari ini telah 35.963 orang warga Sumbar terinfeksi Covid-19. Sedangkan, yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 32. 757 orang atau 91,09 persen dari total kasus positif.
Sementara, dengan adanya 2 orang meninggal maka total kasus meninggal bertambah menjadi 773 orang atau 2,15 persen. Dua orang meninggal hari ini dilaporkan berasal dari Kota Padangpanjang dan Kabupaten Solok.
Penanganan pasien positif aktif lainnya, saat ini sebanyak 428 orang (1,19 persen) menjalani perawatan di berbagai rumah sakit. Sebanyak 1.876 orang (5,22 persen) menjalani isolasi mandiri. Serta 129 orang (0,36 persen) diisolasi di fasilitas karantina kabupaten/ kota.
Tambahan kasus positif hari ini, tersebar di 15 kabupaten dan kota. Terbanyak di Kota Padang yang bertambah 88 orang. Kemudian terjadi lonjakan di Kabupaten Limapuluh Kota yang bertambah 40 orang dan Kabupaten Solok Selatan 39 orang.
Selanjutnya di Kabupaten Agam bertambah 18 orang, Kota Padangpanjang bertambah 10 orang, dan Pesisir Selatan juga 10 orang.
Kabupaten Solok bertambah 6 orang, Kota Bukittinggi 5 orang dan Kabupaten Dharmasraya 4 orang. Kota Payakumbuh, Sawahlunto, Kabupaten Padang Pariaman, dan Sijunjung masing-masing bertambah 3 orang. Serta di Kabupaten Tanahdatar dan Kepulauan Mentawai masing-masing 1 orang.
Selanjutnya, 80 orang pasien sembuh tersebar di 9 kabupaten dan kota. Terbanyak di Kota Padang, 49 orang, Kota Sawahlunto 15 orang dan Kepulauan Mentawai 7 orang.
Sisanya, masing-masing 2 orang di Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Solok dan Pesisir Selatan. Serta masing-masing 1 orang di Kabupaten Agam, Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Dharmasraya. (Febry)






