
SAWAHLUNTO- Pemerintah Kota Sawahlunto mengoptimalkan pelayanan pengangkutan sampah. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan volume sampah selama bulan Ramadan.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPKP2LH) Kota Sawahlunto Adrius Putra, Rabu (14/4/2021) menyebutkan, peningkatan volume sampah selalu terjadi setiap tahun pada saat bulan puasa.
“Peningkatan volume sampah biasa terjadi saat bulan puasa. Untuk mengantisipasi, kami menyiapkan langkah mengoptimalkan pelayanan,” katanya.
Menurutnya, kenaikan volume sampah lazimnya dipicu meningkatnya belanja masyarakat. Sehingga sampah yang dihasilkan juga bertambah.
“Pengelolaan sampah akan tetap dilakukan sesuai dengan Perda Kota Sawahlunto nomor 40 tahun 2018,” sebutnya.
Kepala Bidang Lingkungan Hidup DPKP2LH Kota Sawahlunto Heantomas menambahkan, rata-rata sampah masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kayu Gadang sebanyak 14 ton. Biasanya terjadi peningkatan di saat bulan puasa.
Jadwal pengangkutan sampah dari pemukiman penduduk ke TPA tidak ada pengurangan. Pengangkutan dilakukan dengan 8 unit mobil dan 23 unit becak motor.
“Tidak ada pengurangan jadwal selama bulan puasa. Tetap beroperasi normal seperti biasa,” tutupnya. (Tumpak)






