
SIGI – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo melakukan penanaman bibit pohon trembesi di kawasan yang menjadi lokasi hunian tetap (huntap) di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis (1/4).
Tujuan dilakukan penanaman tanaman bernama latin Samanea Saman itu adalah untuk menghijaukan kawasan huntap bagi warga relokasi pascabencana gempabumi, tsunami dan likuifaksi di Sulteng pada 2018 lalu.
“Diharapkan nanti kawasan ini akan menjadi lebih hijau lebih nyaman dan bisa menjadi tempat beteduh dan berekreasi bagi masyarakat yang ada di kawasan ini,” kata Doni melalui siaran pers yang diterima Padang Media, Kamis siang.
Menurut Doni, pohon trembesi memiliki banyak manfaat. Mulai dari pohon pelindung, penghasil oksigen dan menyerap karbon. Sehingga sangat tepat dan cocok ditanam di lahan tandus.
“Ini adalah salah satu pohon pelindung yang terbaik. Mampu menyerap karbon, apabila kanopinya mencapai lebih dari 15 meter, setiap tahun sekitar 28,5 ton. Dan juga sebagai penghasil oksigen,”jelas Doni.
Gubernur Sulteng Longki Djanggola berharap semoga upaya penghijauan melalui penanaman trembesi itu dapat memberikan banyak manfaat bagi warga yang menghuni huntap untuk jangka panjang.
“Mudah-mudahan dengan adanya pohon trembesi akan memberikan kesejukan bagi warga yang ada di daerah ini dan juga bermanfaat sebagai tambahan oksigen karena memang pohon ini banyak manfaatnya,” harapnya. (Febry/*)






