Banjir di Sejumlah Titik di Solsel, Akses Jalan Terputus
  • Home
  • Berita
  • Banjir di Sejumlah Titik di Solsel, Akses Jalan Terputus

Banjir di Sejumlah Titik di Solsel, Akses Jalan Terputus

Image
Rumah warga terendam banjir di Kecamatan Sangir Balai
Rumah warga terendam banjir di Kecamatan Sangir Balai Janggo, Solsel. (Siska)

SOLSEL- Sepanjang Kamis hingga Jumat, sejumlah titik di Kabupaten Solok Selatan dilanda banjir. Musibah tersebut sempat melumpuhkan akses jalan.

Kejadian pertama pada Kamis (11/3/2021). Luapan sungai Batang Kulai di Nagari Talao Kecamatan Sangir Balai Janggo menggenangi badan jalan hingga ketinggian 1 meter. Akibatnya, akses jalan sempat lumpuh total.

Pada Jumat (12/3/2021) giliran Batang Pangian di Nagari Sungai Kunyit meluap. Sungai tersebut meluap sekitar pukul 15.00 Wib akibat hujan lebat menyebabkan akses jalan sempat terputus.

“Banjir menyebabkan akses jalan lumpuh. Rumah warga banyak terendam,” kata tokoh masyarakat yang juga anggota DPRD Kabupaten Solsel, H. Sabri, Sabtu (13/3/2021).

Dia menerangkan, sejak Jumat sore sekitar pukul 15.00 Wib, Batang Pangian mulai meluap. Merendam rumah penduduk dan menggenangi jalan raya sehingga akses jalan dari arah Talao ke PT PTP VI tidak bisa dilewati.

“Saat ini air masih terus bertambah, meski sudah tidak hujan lagi. Air Batang Pangian juga berasal dari sungai Batang Kulai,” ujarnya.

Sabri menambahkan, hingga saat ini akses jalan di lokasi itu belum bisa dilewati. Sebagian pemukiman penduduk di Sungai Sungkai Nagari Sungai Kunyit juga masih terendam luapan air.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat sudah diturunkan ke lokasi banjir. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solsel Richi Amran menerangkan, saat ini personil tengah berupaya melakukan evakuasi dan distribusi logistik untuk masyarakat.

“Petugas sudah diturunkan ke lokasi untuk menyalurkan bantuan logistik serta evakuasi,” sebutnya.

Belum diterangkan lebih jauh berapa rumah warga terdampak serta kerusakan yang ditimbulkan akibat banjir. Menurut Richi, petugas saat ini fokus kepada penyaluran bantuan dan siaga untuk evakuasi jika dibutuhkan. (Sis)

Berita Terkait

Leave a Reply