
PADANG : Beberapa waktu terakhir, peningkatan kasus positif Covid-19 di Sumatera Barat cukup signifikan. Hari ini, Sabtu (15/8/2020), laporan sementara terkonfirmasi positif 37 orang.
Terkait peningkatan tersebut, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat memetakan, pola penyebaran yang terjadi, sebagian besar berasal dari luar wilayah atau imported case.
“Melihat tren pertambahan positif beberapa hari terakhir ini, sebahagian besar adalah bersifat imported case,” kata Juru Bicara GTPP Covid-19 Sumatera Barat Jasman Rizal, Sabtu (15/8/2020) pagi.
Jasman menyebutkan, secara transmisi lokal (local transmission) ada. Tetapi, bertitik awal dari kasus dari luar wilayah.
“Kemudian menyebar ke kontak terdekatnya menjadi transmisi lokal,” tambahnya.
Untuk itu, Jasman menyampaikan harapan Pemprov Sumatera Barat agar setiap orang masuk daerah agar melakukan tes swab. Dia menegaskan, Pemprov menyediakan fasilitas tes swab secara gratis.
“Tes swab difasilitasi secara gratis. Baik untuk perjalanan udara maupun perjalanan darat. Sebelum hasil tes keluar, kami minta untuk mengisolasi diri dulu setelah masuk Sumatera Barat,” harapnya.
Sementara itu, laporan yang diterima GTPP Covid-19 Sumatera Barat pagi ini dari penanggung jawab Dr Andani Eka Putra, terkonfirmasi positif sebanyak 37 orang.
Hasil itu diperoleh dari pemeriksaan terhadap 1.747 sampel hari Jumat, diperiksa di dua labor. Lab Fakultas Kedokteran Unand memeriksa 1.603 spesimen dan Lab Veterenir Baso Agam 144 spesimen.
“Ditemukan sementara 37 sample terkonfirmasi positif dan 18 orang sembuh,” terang Jasman.
37 orang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, sebanyak 27 orang berasal dari Kota Padang. Lalu dari Kota Bukittinggi sebanyak 4 orang, Tanahdatar 4 orang dan Kota Sawahlunto 2 orang.
“Untuk keterangan lebih rinci dan jika ada perkembangan dan penyesuaian data lebih lanjut, nanti sore kami perbaiki dan umumkan di website resmi pemprov Sumbar,” tutupnya.*






