
SAWAHLUNTO – Rencana Pemerintah Kota Sawahlunto menyelenggarakan salat Iedul Adha di Lapangan Ombilin, Jumat (31/7/2020) terpaksa dibatalkan. Salat Ied dipindah ke masjid – masjid setelah kasus positif Covid-19 kembali terjadi.
Kepala Bagian Humas Pemko Sawahlunto Wiza Andrita menjelaskan, keputusan tersebut diambil setelah melalui koordinasi Wali Kota dengan seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Karena kondisi yang tidak memungkinkan, hasil keputusan bersama Forkopimda, salat Ied di Lapangan Ombilin dibatalkan, dialihkan ke masjid,” kata Wiza.
Seperti diketahui, semula, Pemko Sawahlunto merencanakan pelaksanaan salat Iedul Adha di Lapangan Ombilin. Pada saat itu, daerah ini sudah nol kasus positif Covid-19.
Namun, kasus positif Covid-19 kembali muncul diawali satu orang warga Keluharan Tanah Lapang dinyatakan positif pada Senin lalu. Kemudian hasil pelacakan (tracing) riwayat kontak, ditemukan 66 orang yang diduga kontak langsung.
Terhadap 66 orang tersebut dilakukan tes swab. Hasil uji labor yang keluar kemarin (Kamis, 30/7/2020), dari 66 orang tersebut, enam orang terkonfirmasi positif Covid-19.
Dari pantauan pelaksanaan Salat Iedul kurban, Jumat pagi, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sawahlunto bersama Forkopimda terlihat mengikuti shalat Idul Adha di Masjid Agung Nurul Islam Mudiak Air kecamatan Lembah Segar.*
—–
Reporter: Tumpak
Editor: Febry






