
SAWAHLUNTO – Harga sayur mayur di Pasar Kota Sawahlunto terpantau tidak stabil atau fluktuatif. Beberapa komoditi terpantau mengalami penurunan harga, sementara komoditi lainnya malah mengalami kenaikan.
Data yang diperoleh padangmedia.com Kamis (11/6/2020) dari Bidang perdagangan Dinas Koperindag setempat, fluktuasi harga terlihat antara lain untuk komoditi mentimun, buncis, kol, kangkung, kacang panjang dan sawi.
Petugas Pendata Bidang Perdagangan Dinas Koperindag Kota Sawahlunto titin Karnely menyebutkan, komoditi mentimun terpantau mengalami penurunan harga Rp1000 per kilogram. Pekan lalu, mentimun dijual dengan harga Rp8 ribu, turun menjadi Rp7 ribu per kilogram.
Penurunan tajam dialami komoditi Buncis, yang turun Rp4 ribu per kilogram. Dari harga jual Rp10 ribu per kilogram pekan lalu, saat ini hanya dijual pada harga Rp6 ribu per kilogram.
“Sedangkan sayur kol masih tetap dijual dengan harga Rp5 ribu per kilogram dan sayur bayam masih tetap Rp3 ribu per ikat,” kata Titin.
Sayur kangkung, juga masih dijual tetap pada harga Rp3 ribu per ikat serta Kacang Panjang Rp3 ribu per ikat. Sayur sawi juga masih tetap pada harga Rp5 ribu per kilogram.
Titin menyebutkan, fluktuasi harga sayur mayur diprakirakan disebabkan faktor cuaca. Beberapa komoditi sayur mayur mengalami gangguan pasokan baik dari dalam daerah maupun dari luar daerah. *
Reporter: Tumpak






