
PADANG – Mahasiswa KKN Tematik Kesehatan Kelompok 30, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK-Unand) melaksanakan kegiatan pembagian Alat Pelindung Diri (APD) gratis kepada tenaga medis dan masyarakat. Kegiatan KKN Tematik yang juga sekaligus merupakan bagian dari pengabdian masyarakat, dilaksanakan oleh mahasiswa dari tiga program studi di FK Unand, yaitu Program Studi Pendidikan Dokter, Program Studi Psikologi dan Program Studi S1 Kebidanan, didampingi dosen pembimbing Erda Mutiara Halida, SST, M.Keb.
Menurut Erda Mutiara Halida, pelaksanaan KKN ini adalah sebagai aplikasi Tri Dharma pada Perguruan Tinggi oleh civitas akademika Universitas Andalas. Selain itu juga untuk mengasah nilai-nilai karakter yang sesuai dengan Karakter Andalasian yaitu empati terhadap masyarakat atas pandemi yang sedang melanda saat ini.
APD berupa masker, face shields (pelindung wajah) dan gaun hazmat yang difasilitasi oleh tim KKN Tematik ini dibuat sendiri dengan melibatkan UKM di sekitar tempat tinggal mereka. “Pembuatan APD sudah sesuai standar. Face shield dibuat sendiri oleh mahasiswa. Kalau masker, selain dikerjakan sendiri, juga melibatkan beberapa UKM yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal mahasiswa. Pemberdayaan UKM adalah sebagai salah satu upaya kita untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” ungkap Erda Halida, dalam press rilisnya kepada padangmedia.com, Kamis (11/6/2020)
Banyaknya APD yang dibagikan, masker sejumlah 400 buah, face shield sebanyak 150 buah dan gaun hazmat sebanyak 50 buah. “Kita harap semua yang dibagikan ini jadi bermanfaat bagi masyarakat dan tenaga medis. Apalagi jumlah yang terinfeksi positif Covid 19 dari hari kehari semakin bertambah,” tutur Erda.
Daerah pendistribuasian APD adalah daerah yang berada di sekitar lokasi domisili mahasiswa KKN Tematik, yaitu beberapa Kota/Kabupaten di Provinsi Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Untuk Sumatera Barat berlokasi di RSUD Sawahlunto berupa gaun hazmat sebanyak 10 buah, face shield sebanyak 30 buah dan 80 buah masker yang dibagikan kepada masyarakat bekerjasama dengan Kepala Desa Muaro Kalaban. Wilayah Kabupaten Solok yaitu melalui Wali Nagari Talang Babungo dilaksanakan pembagian masker 40 buah untuk masyarakat. Sedangkan, face shield 15 buah dan gaun hazmat 5 buah ke Puskesmas Talang Babungo.
Sementara itu di Kabupaten Solok Selatan pembagian masker kepada masyarakat Jorong Sungai Takuk, Sungai Kunyit, Sangir Balai Janggo dan Desa Batang Lolo. Sementara itu,, RSUD Solok Selatan dan Puskesmas Mercu Sungai Kunyit masing-masing mendapatkan face shield dan gaun gaun hazmat.
Daerah lainnya adalah Kabupaten Pasaman Barat di Kecamatan Koto Balingka Jorong Lubuk Gadang dibagikan masker, Puskesmas Parit Kecamatan Koto Balingka diserahkan face shield dan gaun hazmat). Untuk Kabupaten Pasaman di wilayah Nagari Pauh Kecamatan Lubuk Sikaping diberikan masker kepada masyarakat seperti pengemudi ojek. RSUD Lubuk Sikaping diserahkan face shield dan gaun hazmat. Untuk Provinsi Sumatera Utara ada 2 wilayah tempat pendistribusian bantuan yaitu kabupaten deli Serdang dan Selayang II Medan.
“Selain penyerahan APD, mahasiswa juga terlibat dalam edukasi yang memberikan informasi seputar Covid-19 kepada masyarakat. Ada yang melalui media ssosial, penyebaran poster dan leaflet di beberapa lokasi pelayanan umum. Salah satunya seperti penyebaran poster yang dilakukan oleh mahasiswa di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan RSUD Lubuk Sikaping,” papar Erda.,

Penyerahan APD, lanjut Erda, telah dimulai pada awal Mei sampai dengan berakhirnya masa pelaksanaan KKN ini. Kelompok KKN Tematik 30 ini terdiri dari sepuluh orang mahasiswa yaitu Nafa Quita, Silvia Rizka, Lidya Aprilia Sugma, Rana Nadaniata, Suci Windi Dewani, Honest Vania Asari, Elsa Relanda, Izza Ivanka Deza, Fannysia Halim, Anastasya Inayah. (nit/rel)





