
PADANGPANJANG – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, menyarankan kepada pemko Padangpanjang agar menutup sementara RSUD Kota Padang Panjang. “Yang perlu dilakukan, RSUD untuk sementara waktu ditutup. Karantina atau isolasi yang positif,” ungkapnya saat menggelar Video Conference, Jumat, (1/5) bersama WalikotA Padangpanjang dan pihak terkait lainnya.
Selain itu, Gubernur meminta seluruh pegawai RSUD diswab, terutama mereka yang punya kontak, serta keluarga pegawai itu. Karena pegawai yang di RSUD bisa jadi kena. Orang yang kontak langsung juga diswab. Pasien yang kontak itu juga diswab dan ditelusuri,.
Gubernur juga meminta Pemko Padangpanjang memantau Rumah Sakit Ibnu Sina Padangpanjang. “Ibnu Sina Padang Panjang juga perlu dipantau,” ungkap Gubernur.
Untuk Kota Padangpanjang, Gubernur mempersilahkan Pemko mengirimkan Swab hingga 300 sampel.
Ditemui usai Video Conference, Walikota Fadly Amran menyampaikan dukungan moril kepada tenaga kesehatan yang berjuang di garda terdepan. ” Ini adalah ujian dan musibah kita bersama, semoga Allah SWT memberikan keselamatan dan kesehatan bagi kita semua. Terimakasih kepada tenaga kesehatan Padangpanjang yang telah memberikan pengabdian yang terbaik bagi masyarakat ,” ucap Fadly.
Turut hadir, Wakil Walikota Drs. Asrul, Ketua DPRD Mardiansyah, A.Md, Kapolres , AKBP. Sugeng Hariadi, SIK, MH, Perwira Penghubung Dandim 0307/Tanah Datar Mayor Inf Supadi, Unsur dari Brimob, Unsur dari Secata B, Sekdako Sonny Budaya Putra, AP, M. Si dan sejumlah pejabat Pemko Padangpanjang. (de)






