
SAWAHLUNTO – Sudah empat tahun, pembangunan Gedung Serbaguna di Kelurahan Aurmulyo Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto tak kunjung dikerjakan. Kini, kondisi bangunan awal hanya berupa tiang bangunan serta dam penahan yang sudah retak serta masih terbengkalai.
Warga kembali mengusulkan melalui Musyawarah Perencanaan pembangunan (Musrenbang) agar pekerjaan bangunan senilai Rp200 juta itu dilanjutkan karna kondisinya sangat memprihatikan. Kalau tak juga dikerjakan, kondisinya akan makin buruk karena besi tiang beton sudah berkarat dan sebagian lantai bangunan mulai rengkah serta dam penaham yang sudah retak.
Lurah Aur Mulyo Muldayuri membenarkan usulan agar pekerjaan ini dilanjutkan kembali disampaikan pada Musrenbang ditingkat kelurahan menjadi salahsatu skala prioritas. Usulan ini juga diajukan pada Musrenbang Kecamatan, pada Selasa lalu.
“Daalam Musrenbang tingkat kecamatan diusulkan agar proyek yang belum selesai supaya dituntaskan pada tahun anggaran 2021 nanti” sebut Muldayuri Jumat (14/2/2020)
Usulan lanjutan pekerjaan ini, sebelumnya juga pernah disampaikan mantan Ketua LPM Kelurahan Aurmulyo Rafi Junaidi. Ia menyatakan, untuk pekerjaan lanjutan gedung serba guna sudah tiap tahun diajukan pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang diusulkan kelurahan di Musrenbang Kecamatan.
Tahun ini, sebut Rafi, juga belum lolos pada musrenbang kecamatan. Dengan demikian, tentu tak akan ada pekerjaan lanjutan agar gedung serba guna tersebut dapat selesai.
“Dengan dana sarpras tak mungkin dikucurkan karena pekerjaan ini dikategorikan bangunan struktur beton yang harus dilakukan pelelangan, karena biayanya lebih Rp200 juta agar tuntas,” ungkapnya. (tumpak)






