AGAM – Setiap pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Agam mesti berpikir dan berupaya untuk meningkatkan pendapatan warga, bukan lagi sekedar peningkatan produksi.
Bupati Agam Terpilih, H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah kepada padangmedia.com dihubungi via ponselnya, kemarin, menyebutkan, pola pikir dan upaya untuk meningkatkan produksi memang bagus. Namun, lebih bagus lagi bila diiringi dengan peningkatan pendapatan warga. Karena, sasaran akhir sebuah usaha adalah keuntungan.
“Bila produksi meningkat namun keuntungan warga jalan di tempat, apa artinya?” ujarnya mempertanyakan.
Ia memuji langkah yang diambil Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Agam, Ir. Yulnasri MM dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Agam, Ermanto yang telah berorientasi pada peningkatan penghasilan dan keuntungan petani dan perajin di bidangnya masing-masing.
Ia juga memujikan gebrakan yang dilakukan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Agam, Hadi Suryadi dan kawan-kawan di dinas itu. Ia telah mampu menggelar Festival Danau Maninjau bersama pemuka masyarakat dan pelaku seni budaya di kawasan Salingka Danau Maninjau dengan dukungan dana yang minim.
“Kepala SKPD itu mesti inovatif dan kreatif. Jangan hanya bekerja berdasarkan program yang didanai pemerintah,” ujarnya.
Dikatakannya, sebenarnya banyak Kepala SKPD yang kreatif di Pemkab Agam. Mereka telah melakukan upaya dengan kreativitas hebat. Sebut saja Kalak BPBD Agam, Bambang Warsito, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Drs. Misran, MPd, Kepala Dinas Kesehatan Agam, dr. H. Indra Rusli, Kepala RSUD Lubuk Basung, dr. Bakhrizal dan lainnya.
“Namun juga ditemukan kepala SKPD yang masih memerlukan ‘suntikan semangat,’ agar bekerja lebih keras lagi untuk menyejahterakan warga Kabupaten Agam,” ujarnya pula. (fajar)






