
PADANG – Bank Indonesia meresmikan pojok baca atau BI Corner di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB), Senin (18/11/2019). BI Corner di UMSB merupakan yang ke 15 di Sumatera Barat sejak program sosial Bank Indonesia itu diluncurkan beberapa tahun lalu.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wahyu Purnama menyebutkan, sejak beberapa tahun terakhir, Bank Indonesia telah menempatkan BI Corner di beberapa perguruan tinggi di Sumatera Barat.
“Untuk Sumatera Barat, dengan BI Corner di UMSB telah berjumlah 15 unit sedangkan secara nasional sudah mencapai lebih dari 800 unit,” kata Wahyu.
Pojok Baca tersebut menurut Wahyu bertujuan untuk pengayaan koleksi buku perpustakaan di perguruan tinggi terutama yang berkaitan dengan ilmu ekonomi. Juga diperkaya dengan buku – buku ke-bank sentral-an, kajian ekonomi dan sebagainya.
“Jadi, disamping buku – buku tentang ekonomi, sekaligus mahasiswa bisa mendalami tentang Bank Indonesia sebagai bank sentral serta kajian – kajian ekonomi yang dikeluarkan Bank Indonesia,” ulasnya.
Wahyu menambahkan, program sosial Bank Indonesia merupakan semacam program Coorporate Sosial Responsibility (CSR). Program sosial ini diarahkan antara lain untuk ketahanan pangan strategis, pemberdayaan perempuan, pembinaan UMKM serta pendidikan.
“Selain bantuan beasiswa yang juga sudah berjalan, BI Corner merupakan salah satu item dalam program sosial di bidang pendidikan,” katanya.
Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat, lanjutnya, mentargetkan empat unit BI Corner setiap tahun. Pojok baca Bank Indonesia di UMSB diperkaya dengan delapan puluhan buku serta 2 ribuan lebih buku dalam bentuk e-book. Buku digital tersebut bisa diakses melalui komputer yang disediakan di pojok baca.
Rektor UMSB, Riki Saputra menyatakan apresiasi kepada Bank Indonesia yang telah membantu pojok baca untuk perpustakaan UMSB. BI Corner tersebut akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa khususnya jurusan ekonomi untuk mencari referensi.
“Karena koleksi buku yang disediakan di pojok baca ini tidak saja mengenai ekonomi umum atau konvensional tetapi juga ekonomi syariah atau ekonomi Islam. Tentu ini akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa dalam mencari referensi,” kata Riki.
Dia berharap Bank Indonesia terus menambah buku di pojok baca tersebut sehingga semakin memperkaya koleksi bacaan di perpustakaan UMSB. Dia juga berharap UMSB menjadi pertimbangan Bank Indonesia untuk dimasukkan ke dalam program – program sosial Bank Indonesia. (fdc)






