
PADANG – Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Barat Syafril Huda menyebutkan Ketua DPW PPP Sumatera Barat Hariadi telah menyatakan mengundurkan diri. Pengunduran diri itu disebutkan dilakukan Hariadi pada tanggal 8 Mei 2019 lalu.
Keterangan itu disampaikan Syafril Huda dalam konferensi pers di ruangan fraksi PPP Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, Senin (17/6/2019). Menurutnya, pengunduran diri itu disampaikan melalui pesan aplikasi whatsapp kepada Ketum dan Sekjen DPP, WA grup DPW dan DPC kabupaten dan kota.
“Pengunduran diri itu disampaikan Ketua DPW (Hariadi) melalui pesan (aplikasi) WA pada tanggal 8 Mei 2019 lalu,” kata Syafril Huda yang saat itu bersama beberapa orang wakil ketua DPW PPP Sumatera Barat.
Menurutnya, mengacu kepada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai, pengunduran diri tersebut disikapi dengan menggelar rapat untuk mengisi kekosongan jabatan Ketua. Dalam mengambil langkah itu, dia menerangkan juga tengah berkoordinasi dengan Koordinator Wilayah (Koorwil) PPP Muhammad Iqbal.
“Sesuai AD/ART maka dipilih wakil ketua dan sesuai dengan waktu maka pemilihan dilakukan selambat-lambatnya satu bulan,” ujarnya.
Syafril Huda tidak menerangkan secara rinci terkait alasan Hariadi mengundurkan diri sebagai Ketua DPW PPP Sumatera Barat. Dia menyatakan menghormati keputusan Ketua DPW tersebut dan berterima kasih atas jasa dan pengabdian selama menakhodai PPP.
“Mengundurkan diri merupakan hak beliau,” ujarnya.
Dia menambahkan, pemilihan Ketua DPW nantinya akan dilakukan dalam rapat dan nama yang terpilih akan diajukan ke DPP untuk di-SK-kan. Selanjutnya akan disampaikan ke lembaga terkait seperti Pemerintah Provinsi melalui Kesbangpol, KPU dan Bawaslu. Ketua DPW terpilih akan melaksanakan tugas sampai habis masa jabatan kepengurusan DPW periode 2015-2021. Periode selanjutnya akan dipilih melalui Muktamar wilayah. (fdc)






