Penyaluran Elpiji di Sumbar Masih Meningkat Usai Lebaran
  • Home
  • Berita
  • Penyaluran Elpiji di Sumbar Masih Meningkat Usai Lebaran

Penyaluran Elpiji di Sumbar Masih Meningkat Usai Lebaran

PADANG – Sepekan usai Idul Fitri 1440 H, penyaluran elpiji 3 kg di wilayah Sumatera Barat masih menunjukkan peningkatan. Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I Branch Sumbar menambah penyaluran elpiji 3 kg bersubsidi sebesar 9 persen di atas kondisi normal. Total konsumsi elpiji di Sumatera Barat hingga sepekan usai lebaran mencapai 785.400 tabung elpiji 3 kilogram.

“Sejumlah 112.200 tabung elpiji per hari didistribusikan kepada konsumen sejak 6 hingga 12 Juni. Jumlah ini meningkat dibandingkan penyaluran normal 103.000 tabung per hari,” kata Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo, Kamis (13/6/2019).

Meski masih terjadi peningkatan, namun dibanding periode tanggal 1 sampai 5 Juni 2019 lalu, penyaluran sudah sedikit menurun. Pada periode itu, total peningkatan mencapai 11 persen atau setara 114.750 tabung per hari. Roby memperkirakan, konsumsi elpiji 3 kg akan kembali berangsur ke kondisi normal yaitu rata-rata 103.000 tabung per hari.

Sementara itu, konsumsi elpiji non subsidi seperti Bright Gas dan Elpiji 12 kg, juga ikut bertambah. Sejak awal Juni hingga kini, konsumsi meningkat 3 persen dibanding normal.

“Rata-rata 13.000 tabung disalurkan pada periode tersebut,” ujarnya.

Untuk lebih mendorong penggunaan elpiji yang tepat sasaran, Pertamina bekerja sama dengan Pemda mengadakan Pasar Ramadhan Pabukoan di Pasar Aur Kuning Kota Bukit Tinggi. Dalam kegiatan 5 Mei – 4 Juni itu, disediakan kuliner berbuka puasa yang menggunakan Bright Gas 5,5 kg.

Selain itu, program tukar tabung elpiji 3 kg menjadi Bright Gas 5,5 kg pun masih gencar dilaksanakan. Masyarakat golongan mampu, bisa menukar 2 tabung elpiji subsidi 3 kg kosong dengan 1 tabung Bright Gas 5,5 kg. Cukup dengan hanya membayar harga isi ulang Bright Gas 5,5 Kg.

“Penukaran bisa dilakukan di pangkalan resmi elpiji terdekat atau melalui pemesanan terlebih dahulu via Contact Center Pertamina 135,” tambahnya.

Dia mengajak masyarakat konsumen untuk membeli elpiji di pangkalan dan jangan termakan isu kelangkaan yang dimanfaatkan oknum pengecer untuk menaikkan harga. Dia menegaskan, stok elpiji di Depot Pertamina mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam hari. (fdc/*).

Berita Terkait

Leave a Reply