
PADANGMEDIA.COM – Belum enam bulan, Proyek pekerjaan peningkatan Jalan (114) Santur – Dusun Koto Desa Talago Gunung kecamatan Barangin kota Sawahlunto dibeberapa bagian bangunan pelengkap serta aspal hotmix yang dikerjakan rekanan PT Tri Jaya Putra sudah hancur.
Pengamatan padangmedia.com Minggu (19/5) siang diruas jalan yang menghubungkan daerah Gulang- gulang dan santur menuju dusun Talago senilai Rp3,4 miliar itu aspal hotmixnya sudah merengkah dan retak serta bangunan pelengkap selokan sudah ada yang terak meski sudah ada perbaikan sebelumnya.
Salah seorang warga warga Sibarambang Riswandi (41) kepada padangmedia.com mengeluhkan kondisi buruknya perkerjaan jalan baru ini. Pria yang kerap jalan menuju Sibarambang kabupaten Solok dari belum lama diperbaiki sudah ada jalan yang retak.
“Belum lama ini dibuat sudah banyak yang retak dan runtuh. Dan sempat diperbaiki namun sudah hancur lagi” jelas Riswandi Minggu (19/5).
Kondisi buruknya pekerjaan peningkatan jalan tahun anggaran 2018 itu pernah menjadi sorotan oleh DPRD kota tersebut, Ketua DPRD Sawahlunto Adi Ikhtibar beserta Komisi III beserta anggota DPRD kota ini sempat meninjau ke lokasi pekerjaan karna ada laporan warga terkait asal jadinya pekerjaan itu.
“Kita berharap pekerjaan ini dapat selesai dengan baik dan kalau ada yang harus diperbaiki harus segera dikoordinasikan dan dilakukan oleh rekanan” pinta Adi pada kunjungan lapangan Februari 2019 lalu, yang didampingi pihak rekanan, konsultan dan pihak dinas PU PU kota ini. Pekerjaan Jalan Gulang gulang – Dusun Koto (114) dengan pagu Rp3.840.000.000 ini dimenangkan dan dikerjakan PT Tri Jaya Putra dengan nilai kontrak Rp3.444.028.000 dengan konsultan pengawas CV. Dekade Consultant dibawah koordinasi Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat kota Sawahlunto tahun anggaran 2018. (tumpak)






