
SAWAHLUNTO – Terowongan jalur kereta api “Lubang Kalam “ Kota Sawahlunto yang menembus bukit dengan jalur rel sepanjang 828 meter menghubungi Stasiun Kampung Teleng menuju Stasiun Muarakalabang Kecamatan Silungkang sedang dikonservasi .
Kepala Seksi Peninggalan Bersejarah Dinas Kebudayaan, Peninggalan
Bersejarah dan Permuseuman Sawahlunto, Rahmat Gino mengatakan tengah melaksanakan pemugaran dan konservasi pintu Lubang Kalam yang dibangun 1892 dan selesai 1894 itu sebagai program rutin pelestarian Cagar Budaya Kota Sawahlunto.
“Beberapa kegiatan diantaranya pembersihan jalur dari endapan lumpur,
perbaikan saluran pinggir rel, konservasi dinding pintu lubang dan pengecatan dengan menggunakan cat bernafas sebagai cat khusus bangunan
Cagar budaya,” jelas Gino Sabtu (18/5/2019).
“Konservasi ini sebagai salah satu program rutin pelestarian Cagar Budaya Kota Sawahlunto ini akan menjadi upaya
pelestarian cagar budaya ditengah penilaian kota ini Ombilin Coal
Mining Heritage of Sawahlunto oleh UNESCO,” pungkasnya. (tumpak)






