
PADANGMEDIA.COM – Kepala Kantor Search and Rescue (SAR) kelas B Kepulauan Mentawai, Akmal mengimbau warga Mentawai, terutama nelayan dan penyedia jasa transportasi, agar memperhatikan kondisi cuaca dan imbauan dari BMKG setiap akan pergi berlayar. Karena, cuaca di perairan Mentawai akhir-akhir ini selalu berubah.
Selain itu, kapal serta nelayan yang akan melakukan aktivitas di laut harus tetap memperhatikan kondisi cuaca dan perlu melihat perkiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
“Kita imbau kapal-kapal yang beraktifitas di laut agar lebih berhati-hati, khususnya bagi nelayan masyarakat Mentawai,” kata Akmal kepada padangmedia.com, Kamis (16/5/2019).
Ia menyarankan semua kapal yang beraktivitas di laut serta masyarakat nelayan yang berada di pesisir pantai, sebelum melaksanakan aktivitas di laut terlebih dahulu memeriksa kondisi kapalnya sebelum berlayar. Jangan sampai mesin mati ketika cuaca di laut buruk.
“Kesiapsiagaan harus benar-benar diperhatikan sebelum berlayar,” ucap Akmal.
Kemudian, sebelum berlayar sebaiknya melihat dahulu kondisi cuacaanya. Jika memang tak memungkinkan sebaiknya mengurungkan niat untuk berlayar, karena baru-baru ini ada kejadian empat warga Karoniet Desa Tuapejat nyaris tenggelam. Beruntung nasib baik semua berhasil selamat dari bencana laka laut, tuturnya.
“Kami Basarnas Mentawai tetap siaga 24 jam dalam pencarian dan pertolongan ketika terjadi musibah. Diharapkan Mentawai jauh dari segala bencana kecelakaan dan kondisi membahayakan manusia,” tukasnya. (ers)






