
PADANGMEDIA.COM – Program pembangunan pada kegiatan Bina Marga PU Kabupaten Kepulauan Mentawai tahun 2019 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) hanya ada 5 kegiatan di luar pembangunan multi years. Lima kegiatan itu adalah, peningkatan jalan transmigrasi Sp.3 sepanjang 2,3 KM dengan anggaran sebesar Rp13,7 miliar, peningkatan jalan Subbeleng – Muara Saibi merupakan kegiatan lanjutan pembukaan badan jalan sepanjang 2 KM anggaran sebesar Rp6 miliar.
Kemudian, peningkatan jalan Maileppet – Saliguma sepanjang 3 KM, anggaran sebesar Rp23, 2 miliar, peningkatan jalan Home stay – Sp.2 merupakan kegiatan pembukaan badan jalan baru anggaran sebesar Rp6 miliar dan pembangunan jembatan Mapadeggat anggaran sebesar Rp8, 073 miliar. Total semua dengan nilai sekitar Rp60 miliar.
Kepala Bidang Bina Marga PU Mentawai, Kafrizein mengatakan, program peningkatan pembangunan jalan dan jembatan untuk optimalisasi pemanfaatan aset-aset prasarana jalan yang telah dimiliki. Selain itu, program tersebut juga ditujukan untuk peningkatan kualitas sarana jalan dan jembatan dalam rangka mengurangi biaya transportasi dan meningkatkan efisiensi kegiatan ekonomi masyarakat.
“Intinya, tahun 2019 pada kegiatan Bina Marga PU Mentawai hanya ada 4 peningkatan jalan dan satu pembangunan jembatan dengan total anggaran lebih kurang Rp60 miliar,” kata Kafrizen kepada padangmedia.com, Senin (13/5).
Terkait dengan pelaksanaan pembangunan yang sudah terkontrak, sebut Kafrizen, sudah ada empat kegiatan. Yaitu, peningkatan pembangunan jalan Transmigrasi Sp. 3, Maileppet – Saliguma, Subbeleng – Muara Saibi dan jembatan Mapadeggat. Sedangkan jalan home stay – Sp. 2 masih dalam proses kontrak, ucapnya.
Seluruh kegiatan yang dilaksanakan tahun ini, kata Kafrizen, kontraknya berakhir pada 17 Desember 2019. Selambat – lambatnya seluruh pekerjaan rampung pada minggu ketiga bulan Desember tahun 2019.
Dengan program peningkatan jalan dan jembatan yang dilaksanakan diharapkan mampu meningkatkan aksesbilitas antar wilayah yang diperlukan untuk pengembangan daerah dan pelayanan masyarakat, tuturnya. (ers)






