
PADANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat menerima kedatangan Konsulat Jenderal Republik Singapura, Richard Groose di ruang kerjanya, Kamis (21/3/2019). Meski baru sebatas temu ramah, namun Richard Groose menyatakan Singapura ingin menjajaki potensi Sumatera Barat di berbagai bidang.
“Kedatangan Konjen Singapura ini baru sebatas temu ramah. Namun dari pembicaraan yang telah dilakukan, Singapura menyatakan minat dan ingin menjajaki potensi Sumatera Barat di berbagai bidang,” kata Hendra usai pertemuan tersebut.
Menurut Hendra, Singapura, seperti yang dibicarakan dengan Konjen Singapura tersebut menyatakan minat di sektor-sektor yang memiliki prospek investasi bagus. Diantaranya di sektor pariwisata, pertanian, hingga pendidikan. Hendra menyatakan, dalam kesempatan pertemuan itu, dia lebih merekomendasikan untuk investasi di sektor pertanian.
“Potensi pertanian Sumatera Barat sangat besar peluang investasinya. Ini salah satu potensi yang paling direkomendasikan kepada investor Singapura dalam pertemuan tadi,” ujarnya.
Hendra menambahkan, kedatangan Konjen Singapura tersebut ke Sumatera Barat harus dilihat sebagai sebuah peluang dan pembuka gerbang investasi yang lebih besar lagi. Sebagai sebuah negara dengan perekonomian yang maju, Singapura merupakan gudangnya investasi.
“Kita harus melihat sisi positif dari kunjungan ini, dengan menyadari bahwa Singapura merupakan sebuah negara dengan ekonomi kuat dan banyak investor,” tambahnya.
Sementara itu, Konjen Singapura Richard Groose mengakui bahwa kunjungannya ke Padang, adalah dalam rangka temu ramah. Namun, dalam hubungan bilateral, tentunya kunjungan itu juga ada hubungannya dengan berbagai sektor termasuk ekonomi.
“Baru dalam kunjungan muhibah dalam rangka memperkuat hubungan antara Singapura dengan Indonesia. Namun, dalam kesempatan ini tentu kami juga akan menginventarisir peluang investasi berdasarkan potensi daerah terutama di Sumatera Barat,” katanya.
Groose menambahkan, selain bertemu dengan Ketua DPRD Sumatera Barat, dalam perjalanan muhibah itu juga akan bertemu dengan gubernur serta jajaran perangkat daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Dia berharap, dalam perjalanan muhibah ke Sumatera Barat ini mendapatkan gambaran peluang investasi yang bisa digarap oleh investor dari negaranya. (fdc)






