
MENTAWAI – Mencegah terjadinya abrasi dan pengikisan di daerah pantai, Satgas TMMD bersama masyarakat melakukan penanaman mangrove di kawasan pesisir Pantai Tuapeijat Kecamatan Sipora Utara. Penanaman mangrove di pesisir pantai merupakan salah satu fungsi utama hutan bakau sebagai penahan ketika terjadi bencana seperti gelombang besar, termasuk tsunami.
Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0319/Mentawai Kapten. Inf. Syahrial mengatakan, kegiatan tersebut untuk mengajak masyarakat peduli tentang lingkungan bahwa pentingnya menanam mangrove di lingkungan pantai.
Dikatakan, bumi tempat kita tinggal merupakan titipan yang diwariskan kepada anak cucu serta untuk keselamatan bagi generasi muda selanjutnya. Karena itu, sangat penting bersama-sama menjaga lingkungan.
“Mangrove yang ditanam saat ini, kalau sudah tumbuh dan besar tidak boleh ada yang merusak,” kata Syahrial kepada padangmedia.com, Senin (4/3).
Ia menyebutkan, penanaman yang dilakukan ada sekitar 500 bibit pohon mangrove. Penanamannya dilakukan secara bertahap.
Diakuinya, penanaman mangrove disambut baik dari berbagai lapisan masyarakat, karena kesadaran untuk menjaga alam dan lingkungan sekitar harus tertanam pada setiap kita masing-masing, tukasnya. (ers)






