Alumni 1982-1985 Bantu Pembangunan Musholla SMAN 1 Lubuk Sikaping
  • Home
  • Berita
  • Alumni 1982-1985 Bantu Pembangunan Musholla SMAN 1 Lubuk Sikaping

Alumni 1982-1985 Bantu Pembangunan Musholla SMAN 1 Lubuk Sikaping

PASAMAN – Keluarga besar SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping tersenyum sumbringah. Di tengah pembangunan sarana dan prasarana sekolah sekaligus kualitas dan kuantitas, ikatan alumni 1982-1985 datang menyinsingkan tangan. Tak lain membantu pihak sekolah untuk bergerak ke arah yang lebih baik, yakni bantuan pembangunan Mushalla SMA berupa uang tunai senilai Rp8.620.000.

“Alhamdulillah, ini adalah bentuk kepedulian dan kecintaan kami terhadap sekolah, terhadap guru dan terhadap semua keluarga besar SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping yang telah menjadikan kami orang-orang yang berguna bagi keluarga dan bagi masyarakat. Jangan pandang nilai bantuannya, namun pandanglah kepedulian kami sesama alumni untuk memajukan sekolah ini menjadi salah satu sekolah pencetak generasi terbaik di Pasaman,” kata Ketua Alumni SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping 1982-1985, Syahrizal Yusuf didampingi rekan alumninya, Kamis (14/2).

Diakui Syahrizal, ia sangat berharap banyak program inovasi yang mestinya bisa dikembangkan bersama alumni. Salah satunya yakni menghimpun seluruh alumni SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping untuk membantu para alumni lainnya untuk mencari jati diri jika mengadu nasib atau menapaki pendidikan lebih tinggi saat di negeri orang.

“Kami ingin membentuk sebuah wadah para alumni. Tentunya ini butuh bantuan sekolah. Dimana wadah ini natinya kita jadikan sebagai tempat memandu alumni junior-junior kita saat beradu nasib di negeri orang. Istilahnya, biar tidak langang di tampek nan rami. Itu baru satu inovasi, banyak lainnya yang bisa kita lakukan, salah satu lainnya ini, membantu sekolah,” lanjut alumni lainnya, Prof. Gunawan yang kini menjadi salah satu guru besar di  Fakultas Teknik Universitas Negeri Andalas.

Di sisi lain, Kepala SMAN 1 Lubuk Sikaping, Lisman mengaku sangat setuju dengan apa yang disarankan para alumni. Diakuinya, kebesaran nama sekolah tidak terlepas dari sinsingan tangan dari para alumni.

“Insya Allah kita akan ikut berpartisipasi membuat wadah ini,” tutup Lisman. (riki)

Berita Terkait

Leave a Reply