
SEMARANG – Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) bekerjasama dengan Pengprov Pordasi Jawa Tengah akan menggelar kejuaraan nasional pacuan kuda Jateng Derby di Gelanggang Pacuan Kuda Tegal Waton Semarang, Jawa Tengah, Minggu (17/2) mendatang.
Event itu direncanakan akan mempertandingkan 22 kelas. Terdiri dari delapan kelas dari kategori Kelompok Umur (KU) Kelas 3 Tahun Calon Derby-1600 meter. Rinciannya, kelas 3 tahun calon remaja 1400 meter, kelas 2 tahun pemula A/B–1000 meter, kelas 2 Tahun Pemula C/D-800 meter, kelas 2 Tahun Perdana A/B-800 meter, Kelas 2 Tahun Perdana C/D-600 meter, Kelas 2 Tahun Perdsana KPI-800 meter, dan Kelas THB Indonesia-1300 meter.
Sedangkan 14 kelas lainnya dari kelompok ketinggian, yakni Kelas A Terbuka-2000 meter, Kelas A Sprint-1300 meter, Kelas B-1800 meter, Kelas B Sprint-1200 meter, Kelas C-1600 meter, Kelas C Sprint-1100 meter, Kelas D-1400 meter, Kelas D Sprint-1100 meter, Kelas E-1200 meter, Kelas F-1000 meter, Kelas G-1000 meter, Kelas H-1000 meter, Kelas I-1000 meter, dan Kelas J-1000 meter.
Ketua Pengprov Pordasi Jateng, Hj Crhristina Crhristanti menyatakan, digelarnya kejuaraan itu sesuai dengan Keputusan Munas Pordasi serta program kegiatan Komisi Pacuan PP Pordasi yang digelar tiap tahunnya .
“Kejurnas Jateng Derby ini yang bersifat perorangan dan sudah menjadi agenda tahunan pacuan kuda nasional. Direncanakan akan digelar 22 kelas pacuan,” sebut Christina kepada padangmedia.com, Rabu (6/2).
Sekretaris Komisi Pacuan PP Pordasi, Noviardi Sikumbang menambahkan, untuk pengukuran tinggi kuda dilakukan pada Rabu, 13 Februari 2019 pukul 09.00 WIB. Dilanjutkan dengan undian (drawing) pukul 14.00 WIB di Pendopo Eclipse Stable, Tegalwaton.
“Kejurnas dengan 22 kelas event itu akan menggairahkan peternakan kuda di tanah air. Event itu juga aka menjadi tolak ukur prestasi kuda – kuda terbaik di Indonesia d iantara event kejurnas lainnya yang akan digelar tahun ini,” pungkasnya. (tumpak)






