
AGAM – Niat hati ingin merayakan malam tahun baru bersama pujaan hati di kamar hotel, MG (24) dan DR (20) terpaksa digiring ke Mako Satpol PP dan Damkar Kabupaten Agam karena tidak bisa menunjukan surat nikah.
Kedua pasangan ini diamankan oleh Satuan Koordinasi Penegak Produk Hukum Daerah (SK2D) Kabupaten Agam saat melakukan razia pekat di salah satu penginapan di Kawasan Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Selasa (1/1) sekitar pukul 01.30 WIB.
Pantauan padangmedia.com di TKP, sebelum mengamankan pelaku, pemilik penginapan sempat berkilah dan tidak mengakui bahwa ada tamu yang menginap disana.
Namun berkat kejelian petugas, akhirnya kedua pelaku berhasil diamankan saat bersembunyi dibawah meja resepsionis. Dalam operasi tersebut pemilik penginapan sempat cekcok dengan petugas.
Kepala Seksi (Kasi) Ops Dinas Satpol PP dan Damkar Agam, Yul Amar menyebutkan, karena pasangan tersebut tidak bisa menunjukan surat nikah, pihaknya terpaksa membawa pelaku ke Mako Satpol PP.
“Mereka ini bukanlah suami istri. Keduanya terpaksa digiring ke Mako untuk diberi sanksi tertulis berupa pembinaan dan dikembalikan ke orang tuanya,”ujarnya.
Sementara itu, Camat Tanjung Raya, Handria Asmi sangat menyangkan adanya penangkapan pasangan bukan suami istri di wilayahnya.
Menurutnya, pihaknya sudah memberikan imbauan kepada para pengelola tempat penginapan di daerah itu agar tidak menerima tamu yang bukan suami istri. “Saya sangat prihatin. Semoga tidak ada lagi pasangan ilegal yang diamankan di maninjau,” katanya yang juga ikut dalam operasi tersebut.
Kepada padangmedia.com, pelaku MG mengaku merupakan warga Jl. Dr. M. Hatta Ketaping, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji Kota Padang. Sementara kekasihnya DR, merupakan warga Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat yang masih duduk di bangku kelas 2 SMK.
“Kami berangkat dari Padang menuju maninjau untuk merayakan tahun baru pak, dan kami langsung menginap disini,” ujarnya sambil tertunduk malu.
Mirisnya, mereka mengaku baru saling kenal selama satu minggu. “Pacar saya kebetulan magang di padang pak, jadi dia saya jemput ke kosannya,”tuturnya.
Seperti diketahui, razia tersebut merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang digelar Tim SK2D yang tergabung dari Dinas Satpol PP dan Damkar Agam, Kesbangpol, Dinas Sosial, TNI, Polri dan Instansi terkait lainnya yang bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan bebas penyakit masyarakat di malam pergantian tahun. (fajar)






