Meski Dana Terbatas, Atlet Sawahlunto Tetap Raih Prestasi di Porprov
  • Home
  • Berita
  • Meski Dana Terbatas, Atlet Sawahlunto Tetap Raih Prestasi di Porprov

Meski Dana Terbatas, Atlet Sawahlunto Tetap Raih Prestasi di Porprov

Kontingen Sawahlunto di Porprov Sumbar XV. (tumpak)

SAWAHLUNTO – Walikota Sawahlunto mengapresiasi prestasi yang diraih kontingen Kota Sawahlunto pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat (Sumbar) ke 15  di Padang Pariaman beberapa waktu lalu. Di ajang olahraga paling bergengsi tingkat provinsi tersebut, kontingen Kota Sawahlunto berada di urutan ke 10 dengan perolehan 30 medali emas, 28 medali perak dan 49 medali perunggu.

Walikota Sawahlunto, Deri Asta menyatakan rasa keterkejutannya dalam pencapaian tersebut. Pasalnya, para atlet dari setiap cabang olahraga masih bisa berprestasi di tengah fasilitas peralatan dan anggaran yang minim. Pada tahun 2018 ini, dipastikan tidak ada cabor yang memiliki fasilitas peralatan yang baru.

“Di tengah keterbatasan, kita masih bisa berprestasi. Di tahun ini, tidak ada satupun cabor yang memiliki fasilitas yang baru dikarenakan gagal tender,” katanya saat pembubaran kontingen Porprov Kota Sawahlunto di rumah dinas Walikota Sawahlunto, Rabu (13/12) malam.

Sebagai leading sektor, jelas wako, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Sawahlunto sudah menganggarkan sebesar Rp600 juta. Namun, tidak ada satupun pihak ketiga yang menyanggupinya.

“Gagalnya tender tersebut tentu merugikan kita. Ada beberapa cabor yang ketergantungannya sangat tinggi pada peralatan. Ke depannya kita akan evaluasi, bagaimana regulasi pengadaan kita serahkan ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sawahlunto untuk menyaluran ke cabor sesuai kebutuhannya,” tegas Deri.

Selain itu, Deri Asta menyoroti minimnya anggaran dalam pemberangkatan kontingen ke Porprov tersebut. Karena keterbatasan APBD, dari Rp2,9 miliar yang diajukan disetujui Rp1,25 miliar. “Tentu ini juga akan menjadi catatan bagi kita semua,” ulasnya.

Sementara itu, untuk pembagian bonus bagi atlet yang meraih medali, Pemko telah menganggarkan di APBD 2019 dan menjadi tugas Disparpora untuk mencairkan secepatnya, ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ketua KONI Kota Sawahlunto, Syafril mengatakan, capaian pada posisi 10 tentu menurun dari capaian pada Porprov yang sebelumnya, yakni di posisi 8. Namun, dilihat dari jumlah cabor yang diikuti, prestasinya jauh meningkat.

“Pada Porprov ke 15 di Padang, kita mengikuti 15 dari 29 cabor yang dipertandingkan atau secara persentase 51 persen. Sementara pada Porprov kali ini, kita mengikuti 20 dari 32 cabor atau sebesar 63 persen,” katanya.

Capaian tersebut memperlihatkan pembinaan seluruh cabor berhasil. Selanjutnya bagaimana menyiapkan Porprov 16 di Pasaman Barat tahun 2020 mendatang. “Ke depannya lebih ditingkatkan pembinaan atlet yang berkesinambungan dan terprogram,” pungkasnya. (tumpak)

Berita Terkait

Leave a Reply