
AGAM – Dinas Pertanian Kabupaten Agam akan mengembangkan ribuan tanaman obat keluarga (TOGA) bagi masyarakat di daerah itu.
“Rencananya program ini akan kita luncurkan di Kecamatan Baso pada Senin (19/11) mendatang,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Isman Imran, Jumat (16/11) di Lubuk Basung.
Dikatakan, pengembangan ribuan TOGA dalam upaya menjadikan Kabupaten Agam sebagai pusat tanaman obat-obatan.
“Ada beberapa tanaman obat keluarga yang akan dikembangkan ini seperti daun dewa, seledri, pepaya, belimbing dan lainnya,” jelas Isman.
Menurutnya, dengan pengembangan beragam jenis TOGA dan tanaman lainnya tersebut masyarakat bisa mengisi pekarangannya agar lebih bermanfaat.
“Dengan memiliki tanaman sendiri, masyarakat nantinya tidak perlu lagi khawatir tentang kenaikan harga, terutama cabai, seledri dan lainnya itu, serta tidak kesulitan untuk mencari obat apabila mengidap berbagai penyakit,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan kerjasama dengan TP-PKK, sehingga kader PKK di setiap kecamatan akan mensosialisasikan program itu pada masyarakat. (Fajar)






