
SAWAHLUNTO – Iven lari alam yang bertitel Sawahlunto Coal Trail Marathon kembali digelar. Kali ini pelari akan ditantang dengan 3 kelas rute, yakni jalur 17 K, jalur 25 K dan jalur 42 K serta berkejaran menaiki bukit menuruni lembah mengitari keindahan alam Sawahlunto, Sabtu (27/10).
Panitia Pelaksana Sawahlunto Coal Trail Marathon Tival Godoras sampai
saat ini sudah terdaftar sebanyak 96 orang untuk semua kategori atau
kelompok jarak lari. “ selain dari Indonesia yakni pelari dari
Jakarta, Pekanbaru, serta Sumatra Barat, juga diikuti pelari Belgia, Ukraina dan Kenya,” jelas Tival, Jumat (26/10) .
“Kami sengaja menggelar lomba ini di hari Sabtu agar peserta punya
kesempatan untuk menikmati obyek wisata lain di pusat kota, seperti
Museum Kereta Api, Museum Goedang Ransoem, dan Museum Mbah Suro” jelas
Tival Untuk rute alam, jelasnya ada modifikasi dari tahun lalu sebab sebagian rute kondisinya kurang baik untuk keamanan pelari karna ada longsor akibat hujan lebat beberapa hari ini. Namun, dari segi tantangan masih dianggap sangat sesuai dengan yang biasa diikuti pelari alam.
“Meski kondisi cuaca kurang baik, namun panitia tetap optimis akan berjalan dengan baik karna dari segi target unsur daerah dan Negara peserta yang tiba” pungkasnya. (tumpak)






