
PALU – Korban meninggal dunia akibat gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah berdasarkan laporan BNPB hingga hari kelima, Rabu (3/1) tercatat 1.407 jiwa. Jumlah itu diperkirakan masih bertambah mengingat 114 orang masih dinyatakan hilang.
Sehari sebelumnya, BNPB melansir jumlah korban tewas sebanyak 1234 orang. Sementara itu, ribuan orang terluka dirawat di sejumlah rumah sakit.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, di Jakarta, Rabu (3/10) mengatakan, korban paling banyak terdapat di Palu, sebanyak 1.177 orang. Selanjutnya di Donggala mencapai 153 orang, Sigi 65 orang, Parigi Mutong 12 orang.
Dari jumlah korban tewas, baru sekitar 500 lebih yang dimakamkan. Selebihnya masih dalam proses identifikasi. (rin/*)






