
PADANG–Kecamatan Padang Timur segera memiliki kantor baru yang lebih representatif. Pembangunan kantor Camat Padang Timur adalah sesuatu yang harus diprioritaskan. Mengingat saat ini, selain luas kantor yang tidak memadai, kondisi kantor ini juga selalu direndam banjir saat hujan turun cukup lebat.
Memang bangunan kantor itu lebih rendah dari jalan dan riol. Sehingga saat hujan turun lebat, sudah pasti kantor Camat itu direndam banjir cukup tinggi. Kondisi tersebut menampar anggota DPRD Padang Helmi Moesi sebagai daerah pemilihannya.
“Memang sangat memiriskan sekali, kantor itu digenangi air. Sampai-sampai komputer, dan arsip-arsip penting lainnya diletakkan di atas lemari. Dengan kondisi seperti itu, solusinya adalah membangun kantor baru, agar kantor tersebut representatif dan dapat melayani masyarakat dengan baik.” ungkap anggota Badan Anggaran DPRD Padang Helmi Moesim, pada padangmedia.com,Senin (23/11) di DPRD Padang.
Kondisi itu, menurut Helmi menjadi alasan pihaknya untuk dapat memperbaiki kantor pemerintahan terendah yang dekat dengan masyarakat. ” Kita jangan munafikanlah, masa kantornya terus-terusan jadi langganan banjir, ini kan aneh. Disamping itu, saya juga menyaksikan saat dilakukan bimbingan teknis anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemilihan Setempat (PPS) se kecamatan Padang Timur beberapa waktu lalu. Camat Padang Timur terpaksa meminjam Kantor Korpri di seberang jalan dan itupun dilakukan di halaman kantor itu. Sementara di kecamatan lain dilakukan di aula kantor camat setempat. Apa itu tidak sedih,” lanjutnya prihatin.
Makanya, anggaran pembangunan kantor camat itu diperjuangkan untuk masuk dalam APBD 2016. “Alhamdulillah, dalam pembahasan APBD, dana pembangunan kantor Camat Padang Timur yang nota bene berada di pusat kota itu diakomodir sebesar Rp3 miliar,” terang Helmi menyampaikan isi hatinya pada wartawan di DPRD Padang (baim).






